Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Pangeran Arab Koma 18 Tahun
Dream - Dikenal sebagai 'The Sleeping Prince', pangeran Arab Saudi, Al Waleed bin Khalid bin Talal Al Saud, mengalami koma selama 18 tahun.
Al Waleed koma selama belasan tahun setelah terlibat dalam kecelakaan pada tahun 2005 silam.

Bahkan sampai hari ini, Al Waleed masih sepenuhnya bergantung pada mesin ventilator untuk bertahan hidup.
Kisahnya memilukan bagi dunia setelah ayahnya, Khalid, menolak untuk melepaskan alat bantu pernapasannya.
Apalagi, Al Waleed dikabarkan sempat merespons dengan menggerakkan jarinya saat 'berbicara' dengan adiknya, Noura binti Talal pada Oktober 2020.
Terlepas dari semua upaya yang dilakukan, termasuk membawa tiga dokter terbaik dari Amerika Serikat dan satu dari Spanyol, itu tidak menghasilkan hasil.
Namun Khalid masih menaruh harapan besar bahwa putranya akan kembali sadar suatu saat di masa depan.

" Seseorang bertanya kepada saya, mengapa tidak mencabut alat bantuan tersebut? Saya menjawab bahwa jika itu adalah kehendak Tuhan baginya untuk mati dalam kecelakaan itu, maka dia akan berada di kuburnya sekarang," ujar Khalid.
Pada tahun 2005, Al Waleed terlibat dalam kecelakaan di jalan saat sedang belajar di sekolah militer di London.
Akibat dari kecelakaan tersebut, Al Waleed mengalami pendarahan parah di bagian otaknya.
Pendarahan tersebut mengharuskan Al Waleed terbaring koma selama 18 tahun.
Al Waleed pun harus bergantung sepenuhnya pada ventilator agar terus hidup.
Sumber: mStar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya