Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengemis Kaya Sedang Beraksi Di Pinggir Jalan (Mirror.co.uk)
Dream - Seorang wanita di California, Amerika Serikat mengaku sering melihat perempuan hamil dan seorang bocah mengemis di pinggir jalan saat mengisi bensin di sebuah SPBU.
Kemudian pada suatu hari, dia melihat seorang pria dengan Mercedes-Benz menjemput keduanya dan langsung pergi.
Penasaran, dia mengikuti Mercedes itu. Dan saat mendahului mobil itu, dia melihat keduanya duduk di depan sambil menghitung uang dan tertawa-tawa.
Dia terus membuntuti mereka hingga mobil itu berhenti dan menurunkan kedua pengemis tadi. Perempuan hamil dan bocah itu mengeluarkan plakat dengan tulisan " Tolong Bantu" untuk mengemis lagi.
Banyak yang lewat kasihan dan memberikan uang kepada keduanya. Mengetahui bahwa keduanya pengemis penipu, wanita itu mulai mengambil foto mereka. Dia juga mengambil foto mobil dan sopir saat menjemput kedua pengemis itu lagi.
Jengkel dengan ulah pengemis penipu tersebut, wanita itu menyerahkan foto-foto ke stasiun beita KGTV dan memberikan informasi tentang mereka.
Setelah diselidiki, disebukan bahwa mobil mewah yang dipakai menjemput pengemis itu harganya antara US$51.000 (Rp 662 juta) hingga US$100.000 (Rp 1,2 miliar)
Mobil itu terdaftar atas nama perempuan hamil tadi yang beralamat di apartemen yang harga sewanya US$2.500 (Rp 30 juta) per bulan.
Penelusuran lebih lanjut mengungkapkan bahwa keluarga itu sering pindah-pindah tanpa meninggalkan alamat yang jelas. Polisi kesulitan melacak dan mengidentifikasi keluarga pengemis penipu tersebut. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya