Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Thevocket
Dream - Disadari atau tidak kita terkadang mengeluhkan banyak hal yang sebetulnya tak patut. Mulai dari pekerjaan terlalu berat, waktu istirahat pendek, atau keluhan-keluhan lain dalam keseharian kita.
Belum lagi jika sudah berkeluh kesah tentang gaji bulanan yang pas-pasan hingga kita lupa mengucap syukur.
Namun kisah seorang pengantar makanan di bawah ini sebaiknya menjadi renungan. Pelajaran untuk kita mengerti tentang arti bekerja, lebih mencintai, dan mensyukuri apa yang kita miliki saat ini.
Kisah ini dibagikan oleh seorang pengguna facebook dengan akun Baliami Conmigo.
Melansir The Vocket, Baliami yang kala itu tengah merasa lapar memesan dua potong ayam goreng dari layanan pengiriman makanan secara online.
Setelah menunggu beberapa waktu, sang pengantar memberi kabar jika dia telah sampai di areal parkiran apartemen tempat Baliami tinggal.
Malas untuk turun mengambil makanan karena lift apartmen tengah rusak, Baliami meminta tolong pengantar untuk mengantar pesanannya ke depan pintu rumahnya di lantai 14.
Tanpa sungkan pengantar makanan itu langsung mengabulkan permintaan Baliami. Dengan hanya akses tangga, si pengantar makanan itu langsung menaiki tiap tangga hingga ke lantai 14.
Ketika sampai di depan pintu, Baliami dikejutkan dengan keadaan sang pengantar makanan yang hanya memiliki satu kaki, Ia berjalanan menggunakan tongkat.
" Jadi, pengendara itu tiba di depan rumah saya, dan saya terkejut dengan keterbatasannya, semuanya demi mengantarkan dua potong ayam," tulis Baliami dalam postingannya.
Sesampainya disana bahkan sang pengantar meminta maaf kepada Baliami karena terlambat mengantar.
Baliami yang diliputi emosi kaget bercampur sedih sontak memberikan bayaran ditambah sejumlah uang tip untuk sang pengantar.
" Ada banyak orang di luar sana yang bekerja keras untuk menghidupi keluarga mereka. Orang-orang dengan kebutuhan khusus bahkan lebih kuat dari kita sementara kita masih pemilih dan malas. Bukankah kita semua malu akan diri kita sendiri?" Tulis Baliami seraya mengakhiri postingannya.
Dream - Memiliki pekerjaan adalah impian setiap orang, karena dengan bekerja kita bisa mendapatkan penghasilan.
Namun terkadang ada satu titik di mana kita mengeluh karena pekerjaan. Entah karena pekerjaan yang sulit, deadline mendadak, atau bahkan tekanan dari atasan.
Tetapi percayalah, kamu masih sangat beruntung dengan pekerjaanmu saat ini. Apalagi kalian bekerja kantoran. Duduk di kursi empuk, ruangan ber-AC, dan tak perlu mengeluarkan keringat.
Jika kamu masih saja mengeluh, mungkin ada baiknya melihat pekerjaan-pekerjaan berikut ini.
1. Pembuat penutup lubang jalanan di New York


Beberapa lelaki asal India di foto ini adalah pekerja pembuat penutup lubang untuk jalanan di New York. Setiap tahunya mereka bisa menghasilkan sekitar 2.750 penutup lubang.
Tak ada sama sekali alat keselamatan saat melakukan pekerjaan tersebut. Setiap hari mereka berkutat dengan logam panas dengan suhu lebih dari 1.3000 Celcius.
Percikan logam panas yang meletup bisa dengan mudah mengenai kulit mereka. Itulah mengapa pekerjaan ini sangat berbahaya.
2. Penambang Belerang di Kawah Ijen, Indonesia


Hampir setiap hari sebagian penduduk sekitar Gunung Kawah Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur, bekerja menambang belerang. Tanpa pakaian atau topeng gas mereka bekerja dari pagi hingga malam. Sehari para pekerja mendapat upah hanya sebesar Rp70 ribu.
3. Pembersih got di India


Siapa yang mengharapkan memiliki pekerjaan seperti mereka. Setiap hari berkutat dengan berbagai sampah, bernafas dalam bau, dengan tubuh yang dipenuhi lendir. Merekapun tak dilengkapi peralatan keselamatan apapun oleh pemerintah. Sehari mereka hanya dibayar sekitar Rp70 ribu saja. Sungguh sebuah perjuangan hidup.
4. Penguji bau deodoran

Mereka bekerja untuk perusahaan-perusahaan penghasil deodoran. Merekalah yang memastikan apakah deodoran itu bisa bertahan lama, atau wanginya akan hilang dengan cepat.
5. Penambang berlian di Sierra Leone


Pertambangan berlian di Sierra Leone merupakan bisbis kotor. Bayangkan saja, berlian yang diekstrasi di negara ini dilaporkan mencapai Rp4,5 triliun tetapi para pekerja hanya mendapat upah yang sangat sedikit.
6. Penambang garam di Ethiopia.


Jika kamu pergi ke Ethiopia, tepatnya di Danakil Depression, kamu akan menemukan orang-orang Afar yang dikenal sebagai manusia anti panas. Tak heran, pekerjaan sehari-hari mereka penambang garam di tempat terpanas di bumi dengan suhu udara mencapai 51 derajat celcius!
Sumber: brightside.me
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya