Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Kisah Wali Kota Pangkalpinang Beda 19 Tahun Dengan Istri
Dream - Cinta adalah sebuah misteri. Tak ada yang tahu kepada siapa cinta akan berlabuh. Bisa dengan orang terdekat atau orang yang baru dikenal.
Bahkan tak jarang yang berjodoh dengan orang yang usianya terpaut cukup jauh. Meskipun terpaut usia yang cukup jauh, hal itu tidak akan menghalangi niat kebanyakan pasangan memutuskan untuk menikah.
Seperti kisah Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, dan istrinya, Monica Haprinda. Dalam unggahan di akun Instagram @monicahaprinda, Monica mengungkap jika keduanya terpaut usia belasan tahun.
Monica dan sang suami memiliki perbedaan usia 19 tahun. Namun ini tak menjadi penghalang bagi keduanya untuk berbagi kasih dan cinta.
" Beda umur bukan berarti beda rasa, beda 19 tahun bukan berarti gak bisa 🤪🫰🏻 ya kan sayang @maulanaklil 😂," tulisnya.

Maulan merupakan pria asli Bangka Belitung lahir pada 4 Maret 1976. Sementara sang istri kelahiran tahun 1995.
Artinya pasangan ini beda usia 19 tahun di mana suami 46 tahun sementara istrinya 27 tahun.

Selain itu keduanya memiliki gelar pendidikan tinggi. Molen diketahui sudah bergelar S3. Sementara sang istri sudah memiliki gelar S2.
Maulan merupakan anak kelima, sementara istrinya merupakan anak pertama.
" S3 - S2. Anak kelima, anak pertama," ujarnya.
Sebagai informasi, Maulan Aklil menjabat sebagai Wali Kota Pangkalpinang sejak 2018. Sebelumnya, ia mengemban tugas sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kapupaten Ogan Komering Ilir (1999-2013).

Kemudian di tahun 2013-2014 mengemban tugas Kepala Badan Perpustakan Daerah Sumatera Selatan.
Ia juga pernah menjadi Kepala Badan Promosi dan Perizinan Penanaman Modal Daerah (BP3MD) Sumatera Selatan pada 2015. Bahkan dia juga sempat menjadi Pj. Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan