Kocak! 5 Pria Ini Mengaku Jadi Pasien Covid-19 Demi Tidur di Hotel Bintang 5

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 20 Juni 2020 16:00
Kocak! 5 Pria Ini Mengaku Jadi Pasien Covid-19 Demi Tidur di Hotel Bintang 5
"Salah satu hotel bintang lima telah menampung seorang pria tunawisma selama beberapa minggu ia mengaku sebagai seseorang yang baru kembali dari luar negeri,"

Dream - Pandemi virus corona memang sangat menakutkan. Namun siapa sangka, ditengah-tengah suasana mencekam, terselip kejadian-kejadian unik yang bikin geleng kepala. Salah satunya kejadian yang terjadi di Auckland, New Zealand.

Dimasa pandemi virus corona ini, hotel bintang 5 di Auckland dijadikan tempat karantina bagi pasien dalam pengawasan selama jangka waktu 14 hari.

1 dari 3 halaman

" Salah satu hotel bintang lima telah menampung seorang pria tunawisma selama beberapa minggu ia mengaku sebagai seseorang yang baru kembali dari luar negeri," jelas Anggota Parlemen Partai Nasional, Michael Woodhouse dilansir dari Mirror UK, Jumat 19 Juni 2020.

" Ketika orang itu siap untuk dipulangkan dan pihak otoritas kesehatan meminta alamat rumahnya, ia mengatakan ia tidak punya rumah karena ia tunawisma."

2 dari 3 halaman

Woodhouse menjelaskan bahwa pria tersebut tidak benar-benar kembali dari luar negeri. Ia hanya bergabung dengan antrian orang-orang di bandara yang harus dikarantina dua minggu sebelumnya. Pria tersebut dikatakan telah menghabiskan waktu selama 2 minggu dengan tiga kali makan sehari dan mandi setiap hari.

Lebih lanjut, Woodhouse mengatakan dirinya sangat terkejut dengan adanya situasi seperti ini. Menurutnya ini sangat berantakana.

Perisitiwa tersebut terjadi setelah seorang turis mengatakan dia sakit dan perlu pergi ke rumah sakit. Setelah itu ia nampak bingung ketika ia diberitahu harus dikarantina selama 14 hari dan turis tersebut mengklaim bahwa tidak ada yang memberitahunya di Bandara Heathrow.

3 dari 3 halaman

Pemerintah Inggris mengatakan bahwa siapapun yang memasuki negara itu harus melakukan karantina selama dua miggu atau akan dikenakan denda sebesar 1.000 euro (Rp15 juta) sebagai upaya pencegahan persebaran virus COVID-19.

(Sah, Dailystar)

 

Beri Komentar