6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Ilustrasi Hotel Auckland, New Zealand (SHutterstock)
Dream - Pandemi virus corona memang sangat menakutkan. Namun siapa sangka, ditengah-tengah suasana mencekam, terselip kejadian-kejadian unik yang bikin geleng kepala. Salah satunya kejadian yang terjadi di Auckland, New Zealand.
Dimasa pandemi virus corona ini, hotel bintang 5 di Auckland dijadikan tempat karantina bagi pasien dalam pengawasan selama jangka waktu 14 hari.
" Salah satu hotel bintang lima telah menampung seorang pria tunawisma selama beberapa minggu ia mengaku sebagai seseorang yang baru kembali dari luar negeri," jelas Anggota Parlemen Partai Nasional, Michael Woodhouse dilansir dari Mirror UK, Jumat 19 Juni 2020.
" Ketika orang itu siap untuk dipulangkan dan pihak otoritas kesehatan meminta alamat rumahnya, ia mengatakan ia tidak punya rumah karena ia tunawisma."
Woodhouse menjelaskan bahwa pria tersebut tidak benar-benar kembali dari luar negeri. Ia hanya bergabung dengan antrian orang-orang di bandara yang harus dikarantina dua minggu sebelumnya. Pria tersebut dikatakan telah menghabiskan waktu selama 2 minggu dengan tiga kali makan sehari dan mandi setiap hari.
Lebih lanjut, Woodhouse mengatakan dirinya sangat terkejut dengan adanya situasi seperti ini. Menurutnya ini sangat berantakana.
Perisitiwa tersebut terjadi setelah seorang turis mengatakan dia sakit dan perlu pergi ke rumah sakit. Setelah itu ia nampak bingung ketika ia diberitahu harus dikarantina selama 14 hari dan turis tersebut mengklaim bahwa tidak ada yang memberitahunya di Bandara Heathrow.
Pemerintah Inggris mengatakan bahwa siapapun yang memasuki negara itu harus melakukan karantina selama dua miggu atau akan dikenakan denda sebesar 1.000 euro (Rp15 juta) sebagai upaya pencegahan persebaran virus COVID-19.
(Sah, Dailystar)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?