Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Aksi Pemukulan Karyawan Shopee. (Source: Instagram @lambe_turah)
Dream - Baru-baru ini, beredar video di media sosial menampilkan karyawan Shopee dipukul oleh anggota TNI. Kejadian tersebut terjadi ketika anggota TNI berinisial Serka NS mendatangi gudang Shopee di Gianyar, Bali untuk memprotes kesalahanan pemesanan.
Saat mendatangi gudang tersebut bersama pria yang diketahui merupakan anaknya, Serka NS bertemu dengan satpam. Usai memberikan pengertian, satpam pun tiba-tiba dipukul oleh Serka NS.
Berdasarkan penuturan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Kav Antonius Totok Yuniarto, Serka NS menerima barang yang tidak sesuai dengan pesanannya dan ingin mencari solusi di Gudang Shopee di Gianyar, Bali. Satpam menjelaskan bahwa di sana merupakan gudang ekspedisi, bukan tempat pengaduan. Setelah itu pun pemukulan antara Serka NS dan satpam terjadi.

Foto: Merdeka.com
Dilansir dari Merdeka, satpam yang dipukul membuat laporan ke Kepolisian Resor Gianyar. Laporan tersebut sampai pada Komandan Unit Intel Kodim 1611/Badung dan diteruskan ke Dandim 1611/Badung.
" Dandim memerintahkan untuk memediasi. Hasil mediasi tersebut pertama, kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan perkara tersebut ke ranah hukum. Kedua, si korban mencabut laporan dan ketiga, si pelaku sanggup mengobati atau merawat si korban," ungkap Totok.
Serka NS tetap harus menjalani pemeriksaan oleh Detasemen Polisi Militer Kodam IX/Udayana meski telah berdamai dengan satpam. Pasalnya, tindak pidana pemukulan yang dilakukan Serka NS tetap harus diproses hukum secara internal.
" Kemarin sudah diinterogasi di Kodim 1611/Badung karena yang bersangkutan anggota Kodim 1611/Badung. Tadi pagi sudah dibawa ke Denpom untuk proses lanjutan" .
Hingga kini, Serka NS masih terus diperiksa dan belum bisa dipastikan hukuman apa saja yang akan diterapkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam