Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Kakek Petugas Kebersihan Yang Sedang Sarapan (Foto: TikTok/clumsydaisyxxxz)
Dream - Pemandangan di jalanan kota kerap dipenuhi dengan pekerja yang berlalu lalang. Tak jarang, pekerja lanjut usia juga terlihat masih mencari nafkah.
Orang-orang paruh baya itu tetap melakukan pekerjaan fisik meskipun tubuh mereka lemah. Hal ini pula yang terlihat di kawasan Orchard, Singapura, yang menarik simpati seorang wanita bernama Shafinaz.
Shafinaz mendapati seorang pria lansia yang sedang sarapan sendirian di kawasan Far East Plaza. Pria yang nampak seperti kakek-kakek itu masih menjadi pekerja kebersihan.
Shafinaz yang juga sedang menikmati makanan lantas membelikannya makanan dan minuman. Shafinaz tak tega, lansia itu mengingatkannya pada ayahnya yang juga bekerja menjadi petugas kebersihan.
Dilansir Must Share News, Shafinaz merasa kasihan melihat perawakan sang kakek yang bungkuk. Dia semakin terenyuh kala melihat si kakek mengoleskan selai kacang di atas roti yang menjadi bekalnya dengan tangan yang gemetar.
“ Semakin lama aku menatapnya, aku hanya memikirkan orang tuaku. Saya merasa sangat emosional karena ayah saya juga seorang pembersih,” kata Shafinaz.
Pekerjaan menjadi petugas kebersihan bukanlah hal yang patut dianggap remeh, sebab pekerjaan ini bisa sangat melelahkan. Menyadari bahwa ayahnya mungkin suatu hari akan menua seperti pekerja itu, Shafinaz merasa iba dengan orang yang padahal tak ia kenal itu.

Shafinaz menyinggung pentingnya berbelas kasih kepada pekerja lansia. Banyak dari mereka sering tidak cukup fit untuk bekerja siang dan malam, namun mereka tetap melakukannya, untuk mencari nafkah bagi diri mereka sendiri.
“ Memang, kita semua harus bekerja untuk mencari nafkah,” ucap Shafinaz.
“ Saya hanya berharap bahwa setidaknya yang bisa kita lakukan adalah bersikap baik kepada mereka,” lanjutnya.
Untuk alasan ini, Shafinaz membeli beberapa minuman dan makanan ringan dari toko terdekat untuk pekerja tersebut.
Meskipun itu adalah hal kecil, Shafinaz berharap itu akan mencerahkan hari sang kakek. Dia juga mendesak warga Singapura lainnya untuk memperlakukan orangtua dengan kebaikan yang sama juga.
Wanita itu juga mendesak semua orang untuk memperlakukan pekerja lansia dengan baik, jika melihat mereka sendirian di depan umum.
Pada Sabtu, 2 Juli 2022, Shafinaz memposting kejadian tersebut melalui TikTok di akunnya @clumsydaisyxxxz.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan