Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Gojek menunjuk mantan insinyur Badan Antariksa dan Penerbangan (NASA) George Do sebagai kepala keamanan informasi. Do mulai efektif mengisi jabatan tersebut pada September 2019.
Dilaporkan Tech In Asia, Do bertanggung jawab pada strategi keamanan informasi dan manajemen tata kelola Gojek.
Sebelum diangkat sebagai karyawan GoJek, Do disebut punya peran penting di Equinix, perusahaan investasi real estate yang terdaftar di Nasdaq.
Do mengembangkan dan memimpin Program Keamanan Informasi Global pertama Equinix yang bertujuan untuk mengelola risiko keamanan perusahaan.
Sebagai seorang insinyur keamanan informasi di NASA, dia ditugaskan untuk menyelidiki insiden serangan keamanan dan melindungi aset informasi pemerintah.
Dia juga memimpin peran kepemimpinan keamanan di beberapa perusahaan teknologi termasuk CenturyLink, TiVo, dan Exodus.
“ Saya berharap dapat bekerja sama dengan rekan-rekan baru saya untuk mengubah, meningkatkan skala, dan program keamanan informasi global Gojek di masa depan. Kunci untuk itu adalah membangun dan memelihara kepercayaan keamanan dengan semua pemangku kepentingan dan mengelola risiko keamanan siber dengan tingkat toleransi yang dapat diterima,” kata Do.
Do akan melapor kinerjanya ke Ajey Gore, kepala teknologi Gojek. " Ketika sebuah perusahaan tumbuh secepat milik kita, perusahaan harus terus meningkatkan keamanan informasinya untuk memastikan bisnis dapat terus beroperasi dan pengguna dapat terus percaya bahwa informasi mereka aman bersama kita," kata Gore.
Dream - Gojek menggebrak aplikasi pemutar video. Mereka berinovasi menghadirkan layanan video streaming Goplay.
Video-on-demand mirip Netflix ini diklaim memberikan akses lebih luas untuk konten unik dan berkualitas. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi agar para pencinta film Tanah Air mudah menonton film buatan karya anak bangsa.
" Goplay merupakan inovasi terbaru Gojek, melengkapi ekosistem yang telah sukses berevolusi dari layanan ride hailing menjadi platform teknologi terdepan di Asia Tenggara," kata Kevin Aluwi, Co-Founder Gojek, di kantor pusat Gojek Jakarta, Kamis 26 September 2019.
Di sisi industri kreatif, terutama industri konten dan film, Goplay hadir sebagai wadah sineas untuk berkarya.
" Kami ingin menghadirkan sebuah rumah atau wadah dimana sineas atau konten kreator Indonesia bisa menyalurkan karyanya kepada masyarakat lebih luas," kata CEO Goplay, Edy Sulistyo.

Goplay menawarkan film dan serial buatan anak negeri yang berkualitas. Melalui konten Goplay Originals dan konten eksklusif lainnya, penonton dapat menikmati berbagai film menarik.
Pengguna Gojek sudah bisa mengunduh aplikasi Goplay di Playstore dan App store. Untuk harga berlangganan, pengguna bisa membayar Rp89 ribu per bulan.
Pengguna juga bisa membayar dengan harga Rp99 ribu untuk mendapatkan akses eksklusif GoPlay selama satu bulan dengan tambahan benefit voucher delivery GoFood senilai Rp 600.000 (60 voucher) yang bisa digunakan dalam satu bulan.
Laporan: Vika Novianti Umar
Dream – Tak hanya untuk kesehatan, saat ini fitnes sudah menjadi gaya hidup masyarakat, terutama di perkotaan. Itulah yang dilihat oleh PT Aplikasi Anak Bangsa atai Gojek sebagai peluang bisnis.
Dengan menggandeng DOOgether, Gojek merilis GoFitness untuk menjawab kebutuhan gaya hidup sehat dan aktif masyarakat.
“ Informasi mengenai tren gaya hidup sehat inilah yang melatar belakangi hadirnya GoFitness sebagai layanan terbaru Gojek,” kata Head of Third Party Platform Gojek Group, Sony Rhadityo, di Jakarta, Rabu 28 Agustus 2019.
Sony mengatakan, tren gaya hidup sehat juga tercemin dari prilaku pengguna aplikasi Gojek. Sejak tahun 2019, rata-rata lebih sebelas ribu pengguna yang melakukan perjalanan ke tempat-tempat fitnes dan kebugaran setiap bulan.
Dengan aplikasi GoFitness, tambah dia, masyarakat bisa melakukan reservasi kelas di ratusan studio olah raga di Jakarta dan sekitarnya.
“ Kami harap kehadiran GoFitness dapat semakin memacu masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup sehat dan aktif, ditengah kesibukan sehari-hari,” kata Sony.
Sementara itu, antusiasme DOOgether berkolaborasi dengan Gojek dipercaya mampu menjadi partner bisnis yang tepat untuk mendukung gaya hidup sehat.
" Sejalan dengan Gojek, peluncuran GoFitness ini merupakan salah satu perwujudan partisipasi aktif kami untuk meningkatkan perkembangan industri olahraga di Indonesia. Kami ingin mendorong semangat dengan menjadi ‘Teman Hidup Sehat’,” kata Chief Executive Officer DOOgether, Fauzan Gani.
(Laporan: Vika Novianti Umar)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan