322 Meter Kubik Sampah dari Pintu Air Manggarai Diangkat

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 9 Oktober 2019 12:48
322 Meter Kubik Sampah dari Pintu Air Manggarai Diangkat
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bersihkan 322 meter kubik sampah dari pintu air Manggarai.

Dream - Musim hujan mulai dirasakan sejumlah wilayah di Jabodetabek. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiagakan 4.000 petugas dari UPK Badan Air, untuk memastikan sampah yang terbawa arus sungai tidak menghambat laju air.

Pencegahan diupayakan agar sampah dari luar daerah tidak menumpuk di Ibu Kota. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi kesiapan penanganan sampah di musim penghujan dengan menyiagakan satgas penanganan sampah musim penghujan.

Di setiap lokasi rawan tumpukan sampah saat banjir kiriman ditempatkan petugas untuk memantau perkembangan situasi.

" Ketika terjadi tumpukan sampah, selain petugas eksisting di ruas tersebut, maka personel dan armada tambahan akan segera bergerak ke lokasi itu. Kita siaga 24 jam," kata Andono saat dihubungi merdeka.com, Rabu, 9 Oktober 2019.

 

1 dari 6 halaman

Sampah Kiriman

Selain itu, kata dia, Pemprov DKI Jakarta telah meminta daerah penyangga untuk mengurangi sampah yang berada di sungai.

" Melalui forum Badan Kerja Sama Pembangunan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (BKSP Jabodetabekjur), kita sampaikan di daerah juga dilakukan aksi mengurangi sampah," ucap dia, dilaporkan Liputan6.com.

Andono menyebut, selain personil, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah membereskan sampah kiriman ke Jakarta. Sampah tersebut diduga berasal dari Bendung Katulampa.

" Sejak tadi malam sampah di Pintu Air Manggarai meningkat. Lebih dari 322 meter kubik sampah sudah berhasil diangkat. Sampah itu dikirim ke TPST Bantargebang menggunakan 7 rit truk sampah typer besar dan 11 rit typer kecil," kata dia.

Andono mengatakan, sarana yang disiagakan terdiri dari 44 pikap angkut sampah, 50 truk sampah, dan 5 excavator jenis spider.

Selain itu, ada 6 excavator long arm, 20 excavator jenis biasa serta 1 excavator liebher yang didampingi oleh 23 orang petugas mobilisasi, dan 12 orang petugas mekanik.

2 dari 6 halaman

Anies Baswedan Akui Ahok Hadapi Banjir yang Lebih Sulit

Dream - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, menyampaikan terima kasih atas komentar mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama mengenai banjir. Tidak hanya kepada Ahok, Anies juga melakukan hal yang sama untuk seluruh gubernur yang pernah memimpin Jakarta.

" Termasuk Pak Basuki pasti berpengalaman terkait dengan banjir, apalagi Pak Basuki. Karena banjir yang kemarin itu bukan apa-apanya dibandingkan banjir yang pernah dialami Pak Basuki," ujar Anies, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 2 Mei 2019.

Diakui Anies banjir yang terjadi kemarin tidak separah tahun-tahun sebelumnya. Indikasinya terlihat dari jumlah pengungsi yang hanya mencapai sekitar 1.600 jiwa.

" Kalau dulu, bisa sampai 200 ribu, jadi beliau memang pernah mengalami situasi yang sangat sulit dibandingkan dengan apa yang saya alami kemarin," kata dia.

3 dari 6 halaman

Banjirnya di Bantaran Sungai

Selain itu, kata Anies, banjir hanya melanda bantaran sungai. Ini karena arus air sudah dikendalikan dari hulu.

" Memang banjirnya itu di bantaran sungai, karena ada air dari hulu. Belum sampai masuk ke wilayah saringan, belum sampai wilayah pompa," ucap Anies.

Lebih lanjut, Anies memberikan apresiasi atas saran dari Ahok. Terutama mengenai antisipasi hal teknis terkait banjir.

" Nanti kita akan cek juga, tapi poin utamanya adalah kita apresiasi semua perhatian dan Insya Allah semua yang disebut sebagai isu-isu teknis akan selalu diantisipasi dengan baik," terang Anies.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Ika Defianti)

4 dari 6 halaman

Reaksi Anies Saat Ahok Ingatkan Warga DKI Bantu Korban Banjir

Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan tanggapan terkait cuitan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang meminta warga untuk membantuk korban banjir. Ia mengaku mengapresiasi dengan apa yang dilakukan Ahok.

" Ya (apresiasi). Ya, dari dulu gitu," ujar Anies dikutip dari laman Liputan6.com, Minggu 28 April 2019.

Beberapa waktu lalu, Ahok me-retweet unggahan Twitter Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho soal banjir di Jakarta.

" Kepada warga DKI, harap waspada terhadap banjir. Mari fokus untuk membantu para korban banjir. Dan jangan membuang sampah sembarangan." cuit Ahok, Jumat 26 April 2019.

Berdasarkan data yang dikeluarkan BPBD DKI Jakarta, banjir diakibatkan dari luawapan Sungai Ciliwung. Rata-rata tinggi air dalam banjir ini mencapai 220-250 sentimeter.

Wilayah yang terdampak banjir yakni Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Cililitan, Jakarta Timur, Kampung Melayu, Jakarta Timur dan beberapa wilayah lain.

Sumber: Liputan6.com/Fachrur Rozie)

5 dari 6 halaman

Adik Ahok Sowan ke Prabowo, Ada Apa?

Dream - Fifi Lety Tjahaja Purnama, adik perempuan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok, mengunjungi calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. Dia menyampaikan kunjungan itu ke Instagram pribadinya, @fifiletytjahajapurnama.

" Adalah anugerah yang luar biasa dan merupakan suatu kehormatan bisa bertemu kembali dengan Bapak Prabowo Subianto, sosok pemimpin berhati besar," tulis Fifi, Senin 15 April 2019.

Fifi menyebut, Prabowo sudah membuktikan kecintaannya atas Indonesia, NKRI dan Pancasila dengan tidak membedakan dan merangkul semua anak bangsa. Ingatan Fifi kemudian mengarah ke Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012.

Kala itu, Ahok menjadi calon wakil gubernur mendampingi Joko Widodo alias Jokowi. Fifi ingat, Prabowo memasang badan dan berani mengangkat isu minoritas.

" Dimana tidak ada seorang pun yang percaya dan berani mengangkat “ double minoritas”. Yang partainya sendiri tidak berani, tetapi Bapak Prabowo dengan yakin memberikan dukungan penuh pasang badan dengan segala resikonya sampai bisa sukses terpilih memimpin Jakarta," lanjut Fifi.

6 dari 6 halaman

Alasan Fifi

Fifi percaya Prabowo merupakan pemimpin baik, memiliki kompetensi, integritas, dan karakter negarawan sejati.

" Bagi saya beliau adalah pemimpin pilihan terbaik," kata dia.

Pilihan Fifi ini tentu menimbulkan tanya. Sebab, Ahok merupakan kader PDI Perjuangan. Partai pengusung kandidat lawan Prabowo dalam Pilpres 2019, Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya