Ilustrasi
Dream - Puasa merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang harus dijalankan mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Selama kurun waktu tersebut, seorang Muslim diwajibkan untuk menjauhkan diri dari segala hal yang membatalkan puasa. Salah satunya adalah mengeluarkan air mani.
Ada kasus seorang laki-laki memandang seorang perempuan dengan syahwat. Saking kuatnya syahwat itu, laki-laki tersebut sampai membayangkan perempuan yang dipandangnya hingga mengeluarkan air mani.
Lantas, bagaimana jika laki-laki tersebut sedang dalam keadaan puasa? Apakah puasa yang dia jalankan batal?
Mengenai hal ini, Bathsul Masail Nahdlatul Ulama berpendapat harus dilihat terlebih dulu apakah orang itu memiliki kebiasaan memandang perempuan dengan syahwat hingga mengeluarkan mani, maka puasanya batal. Tetapi, jika tidak, maka puasanya tidak batal.
Demikian pula puasanya akan batal jika ia merasa....selengkapnya, baca pada tautan ini.
Selama Ramadan ini, Dream membuka kesempatan bagi pembaca yang ingin bertanya seputar Islam. Jika Anda punya pertanyaan, silakan klik di sini.
Baca Juga: Mau Utang Lunas, Jalankan Amalan Rasulullah Ini Muslim Indonesia di Australia Gelar Muktamar Pertama Bagaimana Malaikat Maut Mengetahui Ajal Hamba Allah? Menikah Lewat Sambungan Telepon, Sah atau Tidak? Hukum Menikah dengan Wanita Hamil
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah