Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Mengenal Kucing Emas Asia, Hewan Langka Yang Ditemukan Warga Dalam Kondisi Sakit
Dream - Indonesia ternyata memiliki hewan eksotik yang sangat langka di Sumatera Barat. Penemuan kembali hewan langka tersebut tentu sesuatu yang membanggakan.
Baru-baru ini warga dihebohkan dengan kemunculan Kucing Emas Asia di Kelurahan Laiang, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, Sumatera Barat.
Kemunculan kucing langka yang unik dan hampir punah tersebut terjadi pada Selasa, 20 Desember 2022.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram @kepoin_trending, tampak petugas dari Badan Konservasi Sumber Daya ALam (BKSDA) Resort Barisan Solok sedang mengevakusi seekor Kucing Emas Asia itu.

Menurut keterangan warga, hewan langka itu sudah berkeliaran di sekitar kawasan Balai Benih Ikan (BBI) selama beberapa hari.


Menggunakan jala, petugas menangkap kucing unik itu dan membawanya ke area terbuka untuk dilakukan pendataan.
Saat ditemukan, kondisi fisik Kucing Emas Asia tersebut tampak kurus dan lemah. Kucing Emas Asia itu diduga sakit.

Terlihat Kucing Emas Asia tersebut kemudian ditaruh di dalam sangkar, dan menjadi tontonan warga sekitar BBI.

Lokasi penemuan Kucing Emas Asia itu berada di dalam kawasan Areal Penggunaan Lain, tak jauh dari hutan lindung sektor Laiang Pasia.
Sementara ini petugas BKSDA Resort Barisan Solok terus melakukan pendataan sembari menunggu kedatangan dokter hewan ke lokasi.
Kucing Emas Asia yang juga disebut kucing Temminck, adalah kucing liar Asia Tenggara berukuran sedang. Pada tahun 2008, kucing eksotik ini digolongkan sebagai hewan hampir terancam punah.
Kucing Emas Asia hidup di seluruh Asia Tenggara, mulai dari Tibet, Nepal, Bhutan, India dan Bangladesh.
Mereka juga bisa ditemukan di Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Cina Selatan hingga ke Malaysia dan Sumatra.
Hewan yang suka memanjat pohon ini berburu burung, tikus besar dan reptil, hingga rusa muda. Mereka mampu menjatuhkan mangsa yang lebih besar dari diri mereka sendiri, seperti sapi kerbau domestik.

Kucing Emas Asia dinamai untuk menghormati ahli zoologi Belanda, Coenraad Jacob Temminck, yang pertama kali menjelaskan kucing emas Afrika pada tahun 1827.
Berat Kucing Emas Asia berkisar antara 9 hingga 16kg, yaitu sekitar dua atau tiga kali berat kucing rumahan atau peliharaan.
Hasil survei di Sumatera menunjukkan Kucing Emas Asia banyak ditemukan di Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Gunung Leuser dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sebelum pergantian abad ke-21.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam