Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Bharian.com & Ohmymedia.acc
Dream - Tak ada satu orang pun ingin terlibat insiden kecelakaan saat berkendara. Kecelakaan menimbulkan banyak konsekuensi, tak hanya kehilangan materi tetapi juga nyawa.
Bayangkan betapa sedihnya keluarga atau kerabat yang menunggu di rumah mendengar seseorang yang mereka cintai tak akan pulang lagi untuk selamanya.
Namun itulah takdir. Tentu tak bisa diundur apalagi ditolak. Baru-baru ini ada sebuah insiden kecelakaan maut yang meninggalkan kisah haru bagi banyak orang.
Kecelakaan maut antara mobil dan truk itu tejadi di Bukit Kachi, Changlun, Malaysia 20 Mei 2019 kemarin.
Korban meninggal dalam kecelakaan itu diidentifikasi mahasiswi dari Universiti Utara Malaysia (UMM) bernama Insyirah Az-zahra Mohd Jasni.
Peristiwa bermula saat korban yang berusia 21 tahun itu, baru saja pulang dari kampus UUM menuju rumahnya di Sungai Petani, Kedah.
Nahas, korban dihadapi dengan truk yang hilang kendali sehingga tabrakan antara mobil Insyirah dan truk tidak terhindarkan.
Adanya kecelakaan itu membuat masyarakat sekitar segera menelepon Balai Bomba dan Penyelamat (BBP) Bukit Kayu Hitam pada jam 14.58 dan tiba 10 menit kemudian.
BPP mengerahkan 7 orang untuk lakukan upaya penyelamatan ke Insyirah. Insyirah berhasil dikeluarkan dari mobil yang mengalami rusak parah. Namun nyawa Insyirah dinyatakan sudah tak tertolong lagi saat berada di rumah sakit.
Kabar meninggalnya Insyirah sontak membuat keluarga korban terpukul. Sang kakak kala itu langsung membuat status di Facebook dengan menggunakan akun ibunya bernama Ummi Azzahra.

Ia berharap dengan itu akan banyak yang kiranya bersedia untuk mendoakan adiknya. Pada postingan tersebut juga disebutkan tempat jenazah Insyirah akan disholatkan.
Namun tak disangka, postingan itu ternyata menuai banyak respons warganet. Hal itu berdampak kala Insyirah akan disolatkan di Masjid Al-Muttaqin Taman Ria.
Saat itu mesjid dibanjiri oleh orang-orang yang ingin menyolatkan jenazah Insyirah bahkan sampai antre.
Ramainya jamaah yang ingin menyolatkan Insyirah ini menjadi perbincangan di media sosial.
Bahkan banyak yang iri dengan kematian Insyirah yang meninggal saat bulan Ramadan serta banyak yang menyolatkannya.
Terlihat pada postingan akun Syahrul Annuar II ramainya masjid Al Muttaqin Taman Ria. Banyak yang ingin menyolatkan dan mendoakan mahasiswi UUM tersebut.
Facebook.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya