Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Odditycentral.com
Dream - Berhati-hatilah saat berenang. Apalagi di tempat yang kurang bersih. Bisa jadi air yang kita buat renang itu menimbulkan petaka.
Seperti yang terjadi pada pemuda asal China, Pan, berikut ini. Dia mengalami mimisan selama sepuluh hari. Penyakit misterius ini terjadi beberapa bulan setelah Pan berenang di sungai.
Karena khawatir dengan kondisi misterius itu, Pan memeriksakan diri ke Rumah Sakit Dongguan Chang'an, Guangdong. Dia ingin mimisan yang sudah terjadi selama sepuluh hari itu segera mampet.
Dokter telinga, hidung, dan tenggorokan, (THT), Liu Yuxing, di RS Dongguan Chang'an, mengaku belum pernah menemukan kasus seperti yang terjadi pada Pan.
Meski demikian, setelah membaca sejumlah jurnal dan mencocokkannya dengan gejala yang dialami Pan, Liu yakin ada hewan tertentu di dalam tubuh pasien nahas itu.
" Meskipun saya tidak pernah menemukan sendiri dalam beberapa tahun sebagai dokter, saya segera menduga itu adalah lintah berdasarkan laporan serupa yang terlihat di jurnal medis," kata Liu kepada ET Today.
Benar saja, setelah dilakukan tes endoskopik terungkap ada hewan pengisap darah yang melekat erat di lubang hidung Pan.
Pada akhirnya, Liu dan rekan-rekannya berhasil mengeluarkan lintah dari hidung Pan. Betapa terkejutnya Pan ketika melihat penampakan lintah yang hidup di hidungnya.
Tak tanggung-tanggung, lintah tersebut memiliki ukuran yang cukup besar.

Pemeriksaan lanjutan menunjukkan ada lubang di bagian dalam hidung Pan. Diduga, sebagai tempat lintah bertelur.
Untung dokter berhasil membersihkan bagian hidung tersebut sehingga dipastikan tidak ada telur lintah yang tersisa.
Para dokter percaya bahwa larva lintah masuk ke hidungnya saat 3 bulan lalu Pan berenang di sungai dekat desanya. Di mana akhirnya menetas dan tumbuh menjadi lintah panjang.
Pan kemudian bertanya kepada Dr. Liu mengapa dia tidak merasakan sakit ketika lintah menempel ke lubang hidungnya.
Dokter pun menjawabnya bahwa air liur lintah mengandung sifat anestetik dan antikoagulan, sehingga satu-satunya gejala yang terlihat adalah mimisan konstan.
Laporan: Rahma Yulius
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya