Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Model Playboy Francia James. (Foto: Instagram)
Dream - Penggunaan masker sekarang menjadi hal yang wajib dilakukan saat keluar rumah di tengah pandemi Covid-19.
Hingga sekarang harga masker tetap saja tinggi meski sudah banyak warga yang membuat sendiri di rumah.
Namun seorang model majalah dewasa asal Amerika Serikat membuat geger netizen saat berbelanja di sebuah toko.
Dalam video yang diunggah di Instagram, Francia James masuk ke toko untuk membeli sesuatu.
Saat sudah masuk ke toko, penjaga toko menegur Francia dan memintanya untuk memakai masker.
Karena Francia tidak membawa masker, penjaga toko menawarkan masker yang harganya US$3,99 atau sekitar Rp59 ribu.
Francia menolak karena harga masker tersebut terlalu mahal. Francia kemudian melakukan hal yang tak disangka-sangka.
Model kelahiran 1990 itu tiba-tiba melepas celana dalam, dan memakainya sebagai masker.
Saat membayar barang, Francia mengatakan kepada penjaga toko untuk mengambil kembalian sebelum berjalan keluar dari toko.
Aksi Francia mengundang reaksi beragam dari netizen. Sebagian ada yang setuju dengan tindakannya. Namun tidak sedikit yang merasa jijik dengan tingkah Francia tersebut.
Sumber: Daily Star
Dream - Menghadapi langkanya masker bedah di tengah pandemi virus corona, Pemerintah Malaysia membagikan pelindung hidung dan mulut itu secara gratis kepada masyarakat.
Sayangnya, tidak semua anggota masyarakat menerima masker bedah dengan standar yang bagus dan berkualitas. Yang lebih mengejutkan, cara pengiriman masker ke rumah-rumah warga sungguh menyedihkan.
Seorang warga dari Wangsa Maju, Kuala Lumpur, terkejut mengetahui bahwa masker bedah yang diterimanya tidak dibungkus dengan kotak, tapi hanya disatukan dengan potongan kertas.

Tidak itu saja, masker bedah tersebut juga terlihat kotor. Di beberapa bagian masker bedah terdapat noda hitam yang tidak diketahui asalnya.
Menurut laman Sin Chew Daily, orang yang mengirim gambar tersebut mengatakan keempat masker yang diterimanya kotor dan tidak dapat digunakan.
Selain itu, masker bedah yang dikirim tanpa dikemas dalam kotak itu dimasukkan ke kotak surat warga. Hal ini akan membuat masker bedah itu rentan terkontaminasi kuman dan kotoran.
Mereka mengatakan jarang membersihkan kotak surat di depan rumah mereka sehingga berpotensi menjadi sarang bagi virus dan bakteri.

Sejak foto masker kotor itu viral di media, koran Sin Chew Daily mencoba untuk menghubungi pejabat kota di Kuala Lumpur untuk meminta tanggapannya.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya