Nilai Kerugian Bencana Palu Capai Rp13,82 Triliun

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Senin, 22 Oktober 2018 12:00
Nilai Kerugian Bencana Palu Capai Rp13,82 Triliun
Jumlah ini masih dapat bertambah mengingat proses perhitungan oleh tim rekonstruksi BNPB terus berjalan.

Dream - Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) kembali merilis hasil penghitungan kerugian akibat bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi, yang melanda Palu, Donggala, Sigi, dan sekitarnya di Sulawesi Tengah. Nilai kerugian mencapai Rp13,82 triliun.

" Dampak kerugian terdapat di berbagai sektor," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 22 Oktober 2018.

Sutopo merinci dampak dari kerugian dan kerusakan ini meliputi lima sektor, yakni, permukiman Rp7,95 triliun, sektor infrastruktur Rp701,8 miliar, sektor ekonomi produktif Rp1,66 triliun, sektor sosial Rp3,13 triliun, dan lintas sektor mencapai Rp378 miliar.

" Dampak bencana selalu berpengaruh terhadap pembangunan. Capaian pembangunan yang dengan susah payah dibangun dan memerlukan waktu lama, tiba-tiba hancur seketika terjadi bencana," ucap dia.

Ribuan bangunan tercatat mengalami kerusakan antara lain, 68.451 rumah, 327 rumah ibadah, 265 sekolah, perkantoran 78 unit, toko 362 unit, jalan 168 titik retak, jembatan 7 unit dan sebagainya.

Sutopo menjelaskan tim rehabilitasi dan rekonstruksi BNPB masih terus melakukan pendataan dan menghitung dampak bencana.

" Data tersebut adalah data sementara, yang akan bertambah seiring pendataan yang terus dilakukan," ujar dia.

Untuk sebaran wilayah, kerugian dan kerusakan di Kota Palu mencapai Rp7,63 triliun, Kabupaten Sigi Rp4,29 triliun, Donggala Rp1,61 triliun dan Parigi Moutong mencapai Rp393 miliar.

" Diperkirakan untuk membangun kembali daerah terdampak bencana nantinya pada saat periode rehabilitasi dan rekonstruksi akan memerlukan anggaran lebih dari Rp10 triliun," kata Sutopo.

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi