Innalilahi! Orangtua, Kakek dan Nenek Cungkil Mata Bocah Diduga Tumbal Pesugihan

Reporter : Cynthia Amanda Male
Sabtu, 4 September 2021 18:57
Innalilahi! Orangtua, Kakek dan Nenek Cungkil Mata Bocah Diduga Tumbal Pesugihan
Tindakan keji itu juga dilakukan oleh paman korban yang semuanya bertugas untuk menahan badan bocah malang tersebut.

Dream - Ilmu hitam dan pesugihan masih banyak dipercaya di sejumlah daerah. Yang menyedihkan keyakinan menyimpang dari agama yang dilakukan tersebut seringkali memakan korban orang terdekat seperti suami, istri, bahkan anak-anak mereka.

Salah satunya korban pesugihan itu terjadi di Gowa, Sulawesi Selatan. Seorang anak berinisial AP hampir dicungkil matanya untuk dijadikan tumbal.

Tindakan keji tersebut diduga dilakukan oleh orangtua, kakek, nenek, serta paman AP di rumah korban.

Beruntung kejadian tersebut sempat dipergoki oleh Bayu, paman lain dari korban AP, yang masuk ke rumah ketika mendengar tangisan.

" Saya ini dari melayat dan duduk di depan rumahnya. Tiba-tiba ada tangisan dan ketika masuk ke rumahnya, ternyata anak ini mau dicungkil matanya. Kakek, nenek, dan pamannya ikut memegang," ungkap Bayu dilansir dari Liputan6.com, Sabtu 4 September 2021.

 

1 dari 8 halaman

Dibantu Kakek dan Nenek Korban

Saat dipergoki, orangtua AP sedang ingin mencungkil mata dan dibantu oleh kakek, nenek, serta pamannya yang memegang tangan serta kaki korban.

Namun, rencana tersebut tidak jadi dilakukan setelah dipergoki Bayu yang telah menduga AP dianiaya dan ingin diambil mata kanannya untuk tumbal.

Dia pun mengetahui bahwa orangtua, kakek, nenek, dan pamannya sedang mendalami ilmu hitam serta pesugihan.

" Betul. Ada halusinasi gaib seperti itu. Keluarga lain mengaku kalau mereka belajar ilmu hitam" .

Setelah dipergoki, AP langsung dibawa ke Rumah Sakit Syech Yusuf Gowa dan menjalani perawatan intensif untuk mengobati luka di mata kanan serta memar di seluruh tubuh.

(Sah, Sumber: Liputan6.com)

 

 

2 dari 8 halaman

Cerita Mengerikan Teman SMP Jadi Tumbal Pesugihan, Sakit Mendadak & Meninggal

Dream - Kisah mistis kembali menggegerkan warganet. Kali ini seorang netizen dengan akun TikTok @agkauy, menceritakan pengalaman teman sekolahnya yang menjadi tumbal pesugihan keluarganya sendiri.

Menurut pengakuannya, kejadian mengerikan itu terjadi pada 2012 lalu. Temannya yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP secara tiba-tiba meninggal dunia. Sebelum ajalnya, temannya sempat jatuh sakit tepat di hari ulang tahunnya. Sejak itu, temannya tidak pernah masuk sekolah lagi.

Sang netizen bersama teman-teman lainnya ingin menjenguk namun selalu dihalang-halangi keluarganya, dengan alasan penyakitnya berbahaya dan menular.

" Sejak sata itu pula setiap malam hari temanku sering berteriak kesakitan dan mengatakan kata 'panas..panas..' serta meminta ingin mati aja," katanya.

3 dari 8 halaman

Kondisi Jasad Mengenaskan

Hingga 40 hari setelah hari ulang tahunnya, temannya tersebut meninggal dunia. Warga kemudian melakukan takziah dan terkejut melihat kondisi jenazah dalam keadaan kurus, kering, dan kulitnya menghitam.

Sebelum kematiannya ini, kakak kandungnya meninggal dunia saat masih duduk di bangku kelas 3 SMP dan hanya dirawat di rumah saja.

Ia menceritakan, keluarga temannya tersebut memang tergolong kaya raya dengan kondisi pekerjaan mereka yang biasa saja, yaitu hanya memiliki toko kelontong kecil di depan rumah. Meski hanya jualan di rumah, gaya hidup keluarga itu tergolong mewah dan tidak masuk akal.

" Sangat aneh jika setiap hari mereka membeli buah, daging dan makanan yang amat berlebihan. tersiar kabar bahwa makanan itu mereka gunakan untuk sesaji dan pesugihan," katanya.

 

4 dari 8 halaman

Angkat Anak dan Meninggal Juga

Sejak kejadian meninggalnya teman sekelasnya, keluarga tersebut diketahui mengangkat seorang anak pada 2014. Kemudian pada 2018, saat anak duduk di bangku kelas 3 SMP, ia meninggal.

" Entah ini kebetulan atau tidak, namun hingga saat ini, cerita ini masih membuatku merinding," katanya.

Video tersebut langsung viral di media sosial dan membuat netizen heboh.

 

@agkauy

Sumpah masih banyak cerita lain ttg keluarga ini ##SuperiorBarengOPPOA54 ##fyp? ##pastifyp ##ceritahoror ##serem

? Its just a cigarette - Cassandra

 

5 dari 8 halaman

Kalah Adu Kesaktian, Dukun Penjual Pesugihan Ungkap Ciri Pemilik Tuyul

Dream - Gus Idris Al Marbawi menggerebek seorang dukun yang membuka praktik penjualan tuyul di daerah Malang, Jawa Timur. Dalam penggerebekan malam Jumat itu, Gus Idris mengorek sejumlah keterangan dari dukun bernama Mbah Joyo tersebut.

Dalam penggerebekan yang disiarkan langsung dalam kanal YouTube Gus Idris Official itu, sang dukun baru saja melakukan transaksi dengan pelanggannya.

Sang dukun membuka praktik dalam sebuah ruangan. Pada sudut kamar terlihat meja yang penuh dengan sesajen dan peralatan ritual. Meja itu berlapir kain putih.

Di atasnya terlihat taburan bunga. Ada kendi, keris, dan sebotol kecil minyak wangi. Terlihat pula dua patung anak-anak dalam posisi merangkak. Selain itu, terlihat pula piring berisi darah.

" Ini untuk mengasih makan," kata Mbah Joyo. Darah itu diambil dari keluarga pemilik tuyul yang dikorbankan. Sebagai tumbal.

6 dari 8 halaman

Mbah Joyo mengaku menjual tuyul dengan beragam harga, tergantung kemampuan. Tapi rata-rata dia membanderol satu tuyul dengan harga Rp10 juta.

" Sepuluh juta saja," kata Mbah Joyo.

Menurut dukun berusia 60 tahun itu, kliennya datang dari berbagai latar. Orang-orang itu datang dari berbagai agama.

" Semua (agama) ada," tutur dukun yang mengenakan kain lurik itu.

7 dari 8 halaman

Dalam kesempatan itu, Mbah Joyo juga menunjukkan ciri-ciri pemilik tuyul. Menurut dia, pemilik tuyul selalu meletakkan tangannya di belakang punggung.

" Gelagatnya gini, tangannya dibondo di belakang, digendong," kata Mbah Joyo sambil mempraktikkan.

Rumah pemilik tuyul juga bisa diamati. Menurut Mbah Joyo, pintu rumah pemilik tuyul selalu tertutup.

" Rumahnya tertutup, gelap," kata dia.

Selain itu, pemilik tuyul menyediakan ruangan khusus untuk ritual. " Tidak boleh dimasuki orang lain."

Dukun pemilik sepuluh tuyul itu mengatakan aad cara agar uang kita tidak diambil oleh tuyul. Menurut dia, ada sejumlah benda yang bisa diletakkan di tempat penyimpanan uang agar tak diambil tuyul.

" Dikaih kaca pengilon (cermin) atau yuyu," kata Mbah Joyo.

Selain itu, tuyul juga tidak akan mengambil uang yang diberi rambut. " Kasih rambut agar uangnya tidak diambil tuyul."

 

8 dari 8 halaman

Dalam penggerebekan itu, Gus Idris meminta Mbah Joyo bertobat. Sebab, profesi sebagai dukun penjual tuyul merupakan perbuatan syirik. Selain itu juga merugikan orang lain.

Namun, Mbah Joyo menolak untuk bertobat. Sebab, hanya itu pekerjaannya. Dia ingin tetap menjalani profesi itu karena yang menanggung risiko adalah pemilik tuyul.

Murid Gus Idris pun kemudian berduel melawan sang dukun, tapi kalah. Gus Idris akhirnya membaca sholawat yang membuat Mbah Joyo merasa kepanasan.

" Panas, panas, panas," kata Mbah Joyo sambil menutup telinganya.

Setelah menjalani 'adu kesaktian, akhirnya Mbah Joyo bisa dikalahkan. Dia akhirnya bertobat, membaca Syahadat dengan dibimbing Gus Idris.

Mbah Joyo akhirnya berjanji dan bersumpah tidak akan mengulangi praktik menjual tuyul. Sementara, perlengkapan ritualnya diambil oleh Gus Idris.