Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(ilmfeed.com)
Dream - Pemain sepakbola berkebangsaan Prancis, Patrice Evra, mengunggah sebuah video ke Instagram sebagai tanggapan atas serangan teror di Barcelona, Spanyol, pada 17 Agustus 2017.
Dalam insiden itu seorang pengemudi mobil menabrak kerumunan orang di Las Ramblas, Barcelona. Sebanyak 15 orang tewas dan setidaknya 100 lainnya mengalami luka dalam serangan tersebut. Kepolisian Spanyol menggambarkan insiden itu sebagai serangan teror.
Dalam videonya, Evra meminta agar masyarakat tak menyalahkan Islam atas insiden tersebut. Islam, kata mantan pemain Manchester United, itu adalah agama yang indah.
Dia meminta kelompok teroris berhenti membunuh orang-orang yang tidak bersalah. Tuhan menciptakan manusia bukan untuk saling bunuh.
Berikut kutipan kata-kata Patrice Evra dalam videonya:
Saya tahu apa yang banyak dikatakan orang sekarang ini, Teror ini adalah Islam, ini adalah orang-orang Muslim. Kamu tidak tahu apa-apa tentang agama ini, Islam adalah agama yang indah.
Saya hanya ingin mengatakan pendapat saya tentang apa yang terjadi saat ini.
Saya bisa berbicara dalam 6 bahasa karna saya suka mempelajarinya. Saya dibesarkan sebagai seorang Katolik namun saya juga ingin mempelajari semua agama seperti saya mempelajari banyak bahasa.
© Dream
Saat ini saya sedang belajar tentang Islam dan membaca Alquran. Semakin saya memahami semakin saya bertanya kepada diri saya sendiri, saya percaya kepada Tuhan dan Yesus, jadi kenapa saya tidak bisa percaya kepad Nabi Muhammad?
Beberapa orang memang menggunakan agama sebagai alat untuk meciptakan perang dan membunuh orang-orang tidak bersalah di seluruh dunia.
Beberapa orang lagi dimanipulasi dengan padangan terdistorsi tentang sebuah agama. Beberapa media juga ada yang menciptakan kebencian terhadap agama-agama tertentu.
Jadi yang saya ingin katakan adalah, sebeluh kalian menilai seseorang apalagi sebuah agama ada baiknya kalian mempelajarinya terlebih dahulu.
Saya mengatakan sekali lagi bahwa Islam yang sebenarnya adalah agama yang Damai dan Indah. Tuhan tidak menciptakan kita untuk membunuh orang yang tidak bersalah.
Saya tau ini hanya pendapat saya, dan dunia ini membutuhkan lebih banyak tindakan dari pada kata-kata bijak."
© Dream
(Sumber: ilmfeed.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya