Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Zaman sekarang, banyak pasangan menikah dan kemudian membuat program keluarga berencana. Alasannya ekonomi tak mengizinkan untuk punya anak banyak. Meskipun pada kenyataannya, setiap anak yang lahir itu membawa rezeki kepada keluarga.
Ada yang berpendapat kuantitas anak itu tak penting, yang penting adalah kualitasnya. Berikut ada kisah menarik yang dibagikan Yazlee Ramli melalui media sosial ketika ia mengunjungi sebuah pemakaman.
Mungkin cerita Yazlee dapat dijadikan peringatan tentang betapa pentingnya memiliki banyak anak yang berbakti!
Hikmah punya anak banyak
Sehari sebelumnya Yazlee dan keluarganya menghadiri acara pemakaman kakek saudara almarhum ayahnya di Pontian, Johor. Keluarga Yazlee sampai saat keranda jenazah sedang diusung ke tanah perkuburan.
Kebetulan rumah almarhum tak jauh dari pemakaman, jadi kerandanya dipikul oleh anak-anak dan cucu lelakinya yang memang banyak.
lni bukan maksud Yazlee ingin cerita senangnya balik kampung. Tapi panggilan untuk berbagi apa yang Yazlee rasa dan Iihat dengan mata kepala sendiri. Terus terang Yazlee sedih dan sempat meneteskan air mata tapi bukan sebab terlalu sedih meratapi kepergian almarhum. Namun terharu melihat betapa beruntungnya almarhum dibandingkan Yazlee.
Almarhum punya 6 orang anak laki-laki dan 4 orang anak perempuan. Sebuah jumlah yang cukup banyak bagi ukuran keluarga modern.
Seperti yang diketahui, banyak keluarga modern mengatakan enggan punya anak banyak. Bagi mereka, biar kuantitas sedikit tapi berkualitas. Tapi yang Yazlee lihat semalam telah mengubah pemikirannya selama ini.
© Dream
Dream - Bayangkan, semua urusan jenazah dilakukan oleh anak dan cucu-cucu almarhum. Bukan saja urusan memandikan, mengkafani, mengimami solat jenazah si ayah, menurunkan ke liang Iahat, membaca hatta talkin juga dibaca oleh anak almarhum sendiri.
Mereka seolah tahu peran masing-masing. Sambil sebagian anak dan cucu mengurus pemakaman, beberapa anak sempat bertahlil sementara jenazah ayahnda mereka dikebumikan.
Usai jenazah ditanam, anak yang bertahlil berhenti dan salah seorang anak mengambil alih membaca talkin. Bayangkan talkin dibaca dgn menyebut " Wahai ayahku kuatkan hatimu..." sungguh membuat merinding Yazlee.
Ke-6 orang anak laki-laki almarhum menetes air mata waktu bacaan doa dibacakan. Yazlee dapat rasakan almarhum di dunia sana tersenyum saat melihat semua urusan di pengakhiran perjalanan hidupnya dilakukan oleh darah dagingnya.
Benarlah jika anak dibesarkan dengan agama, segalanya sangat sempurna. Mereka tidak hanya sukses dari segi akademik tapi juga kepribadian dan ilmu agama.
" Betapa aku ingin dan harap semua yang membaca kisah ini juga ingin melalui pengalaman yang menakjubkan ini," kata Yazlee.
Anak soleh bekal ke akhirat
Sekarang Yazlee Iebih mengerti kenapa Islam menyebut 3 amalan yang dibawa setelah mati selain Sedekah, Amal Jariyah dan Ilmu yang Bermanfaat adalah Doa anak yang soleh. Karena 3 hal ini lah yang seharusnya kita jadikan panduan dalam kehidupan sebagai seorang yang bergelar ayah dan ibu
Hanya anak-anak yang saleh saja yang mampu membuat doa dan amalan mereka menghiasi kubur orang tuanya.
Kita masih mampu mengubah untuk jadi orangtua yang baik dan berusaha menjadi anak yang baik dan saleh untuk ayah dan ibu kita. Selagi Allah masih sudi pinjamkan nikmat untuk kita bernapas dan melanjutkan hidup.. Semoga Allah merahmati hidup kita semua. InsyaAllah, Allahumma aamin.
(Ism, Sumber: ohbulan.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya