JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Pembangunan Jembatan Ini Memicu Kemaran Warga. (Foto: Oddity Central)
Dream – Pihak berwenang Mesir saat ini tengah membangun jembatan yang " hampir" menabrak beberapa gedung apartemen milik warga. Proyek pembangunan tersebut pun memicu kemarahan warga setempat dan bahkan pengguna sosial media mencaci habis-habisan.
Dikutip dari Oddity Central, Rabu 20 Mei 2020, media sosial yang dikelola pemerintah Mesir kini dibanjiri hujatan terkait pembangunan jembatan di distrik Al Haram, Kairo, Mesir. Jembatan tersebut memicu kemarahan lantaran dibangun bertepatan dengan sejumlah gedung apartemen di Jalan Nasr El-Din.
Jembatan itu dibanyak hanya berjarak 50 cm dari gedung apartemen warga. Namun, pihak berwenang yang mengelola pembangunan jembatan tersebut mengaku telah memiliki semua izin yang diperlukan.
Pelaksana proyek juga menuding bangunan apartemen yang sudah berdiri lebih dahulu tak berizin. Perintah pembongkaran gedung apartemen segera dilakukan.
Kepala Badan Pusat Konstruksi Mesir, Mahmoud Nassar, mengatakan kepada Arab News, jembatan Teraet Al-Zomor yang sedang dibangun merupakan bagian dari infrastruktur dan akan berguna bagi lingkungan.
Menurut Nassar, warga yang tinggal di daerah tersebut setidaknya akan menerima 250 juta pound Mesir (Rp230 miliar) yang akan didistribusikan secara merata.
Pembangunan jembatan tersebut telah bertahun-tahun diprotes oleh warga setempat karena kedekatannya dengan bangunan apartemen serta ketinggiannya yang menghalangi pandangan beberapa unit pemilik apartemen. Bahkan, warga menyebutkan bahwa pejabat kota berbohong dengan berkata bangunan tersebut merupakan bangunan ilegal.
Seorang anggota parlemen Mesir, Mohamed Fouad, mengatakan bahwa Jembatan Teraet Al-Zomor dibangun dengan cara yang tidak tepat. Ini membuat penduduk dalam bahaya karena kedekatannya dengan bangunan tempat tinggal, dan melanggar privasi warga.
Namun, otoritas lokal tampaknya bertekad untuk melanjutkan pembangunan dan menyebutnya pembangunan tersebut sebagai bagian penting dari infrastruktur perkotaan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
