Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
© MEN
Dream - Pemerintah akan menemui Televisi swasta yang belum mematikan TV Analog, sebab terdapat lima stasiun televisi yang belum menaati aturan Analog Switch Off (ASO) di wilayah Jabodetabek.
" Empat di antaranya dari MNC Group dan satu dari ANTV," kata Kepala Balmon Kominfo Jakarta, Rahman Baharuddin, saat acara hitung mundur penghentian tv analog di Jakarta.
Diketahui pemerintah secara simbolis telah mematikan tv analog untuk wilayah Jabodetabek pada Kamis dinihari, 3 November 2022.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo, Usman Kansong, akan melakukan pertemuan dengan stasiun TV swasta yang tak mematuhi ASO tersebut untuk menyelesaikan secara baik-baik.
" Sesuai arahan Menkominfo, kami akan selesaikan secara baik-baik. Kami akan bicara dengan mereka (stasiun TV swasta yang tak mematuhi ASO) untuk menyelesaikannya," ujar Usman.
Sebelumnya saat hidung mundur ASO telah dilakukan dan selesai, Menkominfo Johnny G. Plate menyindir satu monitor pada tv analog dari sebuah stasiun televisi masih menyala.
" Saya memperhatikan secara teknis. Tidak semua layar di sebelah kanan saya ini mati, tapi semua sebelah kiri saya hidup. Kanan adalah tv analog. Dan kiri adalah tv digital. Yang kanan karena ada yang belum mati (siaran tv analog-red), tentu saya berharap kerja samanya," ungkap dia.
Johnny meminta kepada para pejabat-pejabat yang terkait dan berwenang, termasuk tim-tim lapangan, untuk melakukan diskusi, pendekatan yang baik serta menyelesaikannya persoalan ini.
" Karena ini demi kepentingan industri kita. Industri pertelevisian nasional kita dan demi kepentingan layanan bagi masyarakat kita bersama. Saya meminta pendekatan lapangan yang penuh keakraban dan persaudaraan agar secara teknis bisa dilakukan dengan baik," jelasnya.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya