Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Dokter bernama Max membuat pengakuan mengejutkan. Dokter yang praktik di Inggris itu tidak sadar telah terinfeksi Covid-19 dan kemungkinan besar telah menulari banyak pasien.
Beberapa bulan lalu, dokter bernama Max itu kehilangan indra perasa dan penciuman. Tapi kala itu kehilangan indra penciuman dan perasa itu belum dideteksi sebagai gejala infeksi Covid-19.
Apalagi, saat itu Max tidak menunjukkan batuk sebagai gejala utama paparan virus corona. Oleh karena itulah, sesuai dengan protokol kesehatan, dia diperbolehkan bekerja.
Itu artinya, Max kembali kontak dengan seratus lebih pasien saban hari. Dokter berusia 27 tahun itu benar-benar tidak tahu telah terjangkit Covid-19.
" Ini bukan salah siapa-siapa. Inilah yang terjadi ketika ada penyakit baru yang kita tidak cukup tahu --kita masih tidak cukup tahu tentang itu," katanya dikutip BBC.
" Saya merasa sangat bersalah, saya berjalan ke bangsal yang kami pikir bebas dari virus corona dan saya menularkannya ke mereka."
Max baru-baru ini mengambil tes antibodi dan hasilnya menunjukkan positif Covid-19. Bahasa awamnya, Max termasuk kelompok ornag tanpa gejala.
Sehari-hari, sebagai dokter psikiatri, Max memberi layanan kesehatan mental kepada pasien rumah sakit yang telah menjalani operasi atau berada di unit perawatan intensif (ICU).
" Kami melihat banyak pasien Covid-19 dari perspektif kesehatan mental, terutama setelah mereka berada di ICU, itu jelas masalah yang sangat besar untuk dilalui," kata dia.
Untuk mendukung pasien, Max harus berada dalam jarak dekat untuk berkomunikasi. Dia tidak menyadari telah terinfeksi virus corona.
" Aku belum pernah mengalami hal seperti itu sebelumnya," kata dia.
" Saya pikir kita semua mungkin kehilangan indera penciuman dan perasa secara ringan ketika kita flu, tetapi ini parah, saya bahkan tidak bisa mencium kopi atau merasakan hal-hal terkuat seperti cuka, tidak bisa," tutur Max.
Dia berpikir aturan yang lebih ketat di sekitar alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan pakaian bisa mencegahnya menyebarkan virus.
" Sudah agak terlambat kami menggunakan APD untuk semua interaksi, dan itu masih belum digunakan di tempat umum di rumah sakit, jadi di kantor dan lainnya, kami tidak memakai masker," kata dia.
Menurut Max, pemakaian APD untuk semua interaksi dengan pasien sejak awal akan lebih aman. Pemakaian APD di tempat-tempat lain, yang tidak mungkin melakukan menjaga jarak, akan mengurangi risiko penularan.
" Jelas tidak menyenangkan merasa bahwa Anda adalah orang pertama yang bisa membawa virus ke suatu daerah atau bahkan membawanya ke rumah sakit," kata dia.
" Saya tidak tahu pasti berapa banyak pasien, jika ada, saya menularkan ini, tetapi kesempatan saya bisa menularkannya sangat mengkhawatirkan," kata Max.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya