Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Menghadapi buah hati yang menangis tak terkendali memang kadang membuat orangtua suka kehabisan akal menenangkannya. Ucapan yang keluar dari mulut dengan maksud untuk menghentikan tangisan, malah memperparah.
Seringkali orangtua mengucapkan "jangan menangis" atau "diem dong, jangan nangis aja" atau ucapan lain agar si kecil berhenti menangis. Sebenarnya menangis adalah proses yang penting
bagi anak untuk membuang emosi buruknya.
"Ini semacam sistem pemulihan alami yang ada di tubuh ketika ia merasa tersakiti baik fisik maupun emosional. Setelah mengeluarkannya, anak akan merasa lebih tenang. Jadi daripada
menyuruhnya berhenti menangis ada cara lain yang lebih bijak dan sehat bagi kondisi emosi anak," ujar Roma Kitty Norriss, seorang praktisi pengasuhan anak dari Hand in Hand Parenting.
Mulai sekarang menurut Roma tak ada salahnya untuk mengganti ucapan 'jangan menangis' saat menghadapi anak. Ada kalimat lain sebagai penggantinya yang lebih bijak. Ini contekannya:
1. Mama/ papa ada di sini
2. Mama/ papa tahu kakak/adik sedang sangat sedih
3. Mama/ papa juga ikut sedih kalau kamu terus menangis
4. Kakak/adik masih mau menangis? Mama/ papa temani ya
5. Papa/ mama dengar kamu, kok
6. Kakak/ adik mau berpelukan?
7. Sedih kenapa? Nanti cerita ya setelah menangis
8. Coba lihat apa yang sakit? (Jika ia jatuh atau terluka)
9. Kakak/ adik mau apa sayang?
10. Mama/papa kembali sebentar lagi (pastikan ini terjadi jangan dibohongi)
Hindari juga memberinya label, seperti "kok, kakak cengeng banget", atau langsung mengalihkan kondisi perasaanya, seperti "yuk, kita beli es krim aja". Pada langkah awal memang sulit untuk dilakukan, tapi cobalah berulangkali hingga terbiasa.
Sumber: Huffingtonpost
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti