Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Iwan Pisang, Berjuang Jadi Pedagang Pisang Demi Bisa Kuliah (Humas LAZ Al Azhar)
Dream - Ridwan Ikhwatul Fauzi, 19 tahun, lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri di Purwakarta, Jawa Barat tahun lalu. Dia sangat ingin melanjutkan kuliah. Sayangnya, mimpi itu tertunda lantaran tidak ada biaya.
Sejak kecil, pemuda yang akrap disapa Iwan Pisang itu sudah yatim piatu. Dia menjalani hidup dengan cara menumpang pada saudaranya.
Cukup lama menumpang, Iwan termotivasi untuk hidup mandiri. Dia memutuskan berjualan pisang di desanya di Kampung Sukarapih RT 07 RW 03 Desa Sawit Kecamatan Darangdan, Purwakarta.
Iwan sempat menghadapi masalah saat memulai usaha lantaran tidak punya modal. Dia lalu mengajukan pinjaman 'Qordul Hasan', program pinjaman tanpa bunga dan non riba di Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Insan Usaha.
Dari lembaga binaan program Sejuta Berdaya LAZ Al Azhar, Iwan mendapat pinjaman senilai Rp2 juta. Dia gunakan pinjaman itu untuk memulai usaha.
Dalam tempo beberapa bulan, Iwan berhasil menjadi pengepul pisang dan menjualnya di kios sederhana milik dia. Dia berhasil meraih omzet sebesar Rp1,2 juta perminggu. Bahkan Iwan telah memiliki dua orang karyawan yaitu keponakan dan kakak iparnya.
" Alhamdulillah, selain dapat pinjaman dari KSM, saya juga dapat pelajaran ilmu wirausaha dan juga agama," ucap Iwan.
Iwan telah memiliki jiwa kemandirian dalam dirinya. Tetapi tidak hanya itu, dia juga memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dia kerap membantu kakaknya saat terkena musibah dengan uang yang dia kumpulkan.
Ada yang unik pada Iwan. Saat berjualan, dia selalu menggunakan jersey klub sepakbola Bandung, Persib. Ternyata dia adalah salah satu suporter setia Persib.
" Iya, kalau bola pokoknya saya suka Persib Bandung dari kecil," ucap dia.
Dengan apa yang telah Iwan usahakan, dia kini berniat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Semua adalah berkah yang dia dapat dari berjualan pisang.
" Insya Allah, tahun ini saya ingin mendaftar di Perguruan Tinggi Polibisnis atau STIE Wikara Purwakarta," kata Iwan.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya