Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anggota Jihandak Tengah Mengamankan Benda Mencurigakan Di Lokasi Penyerangan Tiga Orang Polisi (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Dream - Kasus penyerangan tiga polisi di Tangerang oleh SA, pria yang diduga simpatisan ISIS, kini ditangani Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Polri.
" Penyidik Densus, tim lapangan mengembangkan lebih jauh. Kami harap banyak yang bisa dikorek dari pelaku," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 20 Oktober 2016.
Boy mengatakan, untuk sementara polisi memprioritaskan perawatan SA. Pelaku dilumpuhkan menggunakan tembakan lantaran sempat melawan.
" Diprioritaskan dulu perawatannya, baru bisa digali keterangan lebih lanjut," ucap dia.
Terkait temuan bom pipa di lokasi, Boy mengatakan barang tersebut memiliki dampak perusak yang besar. Jika sampai meledak, dampak yang ditimbulkan bisa cukup berbahaya.
" Kalau mengenai tubuh kita ya lumayan, perut bisa bolong. Kalau meledak dekat kita, luka fatal tubuh kita. Infonya ada satu yang dilempar ke pos, tapi nggak meledak," kata Boy.
Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan pelaku saat ini tengah berada di RS Polri Kramat Jati. SA ditembak di bagian kaki dan perut.
" Dia (pelaku) kehabisan darah akibat dua luka tembakan, satu di kaki dan satu mengenai perut," papar Awi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya