Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Program Yang Diselenggarakan Oleh Anggota Pertahanan Malaysia (APM) Mengundang Kecaman Banyak Orang. (foto: Newshub)
Dream - Jagat media sosial Malaysia heboh ketika sebuah video viral menampilkan sekelompok murid perempuan sekolah dasar menjerit ketakutan akibat dipaksa terjun ke dalam kolam berisi ular piton.
Program yang diselenggarakan oleh Anggota Pertahanan Malaysia (APM) itu mengundang kecaman banyak orang. Masalahnya tindakan para pembina yang melemparkan ular ke dalam kolam dianggap tidak pantas untuk dijadikan sebagai salah satu program untuk siswa sekolah dasar.
Akibat video tersebut, halaman Facebook portal berita Malaysia MyNewsHub turut 'diserang' ribuan komentar dari netizen yang mengecam tindakan kurang bijak para pembina pelatihan tersebut.
Entah apa maksud para pembina dari APM melakukan hal itu. Mungkin itu ditujukan untuk melatih mental para murid perempuan SD tersebut.
Jika diperhatikan kembali video itu, salah seorang pembina terlihat menggunakan semprotan air untuk menembak para peserta dengan tujuan untuk mengacaukan mereka.
© Dream
Tak hanya itu, para pembina juga melemparkan ular ke dalam kolam. Tentu saja tindakan tersebut membuat murid-murid perempuan itu tambah panik.
Bahkan, murid-murid perempuan dibentak-bentak agar memberanikan diri. Padahal tindakan tersebut hanya akan menimbulkan trauma bagi para murid tersebut, bukannya membuat mereka tambah berani.
© Dream
Beberapa netizen meminta agar para pembina dalam program itu dijerat hukum jika terbukti ada efek gangguan seksual dan mental terhadap para peserta setelah insiden itu.
Namun, masih ada netizen yang mendukung tindakan anggota APM. Menurut mereka murid-murid masa kini terlalu 'manja' dan seharusnya diberi pelatihan 'keras' seperti itu.
Simak videonya di halaman selanjutnya
© Dream
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya