Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Gelar PWF 2022, Perpustakaan Nasional Dorong Lahirnya Karya Bermutu

Reporter : Nabila Hanum
Kamis, 17 November 2022 12:34
Gelar PWF 2022, Perpustakaan Nasional Dorong Lahirnya Karya Bermutu
Acara digelar pada 16 November sampai 22 November 2022

Dream - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) kembali menggelar acara Perpusnas Writers Festival (PWF) 2022 pada 16 November sampai 22 November 2022 dengan tema " Menulis, Memberdayakan, dan Mengabadikan" . Dengan membekali kemampuan penuliskan, event ini diharapkan bisa melahirkan karya-karya bermutu.

Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama, dan Humas Perpusna, Sri Marganingsih, menyampaikan Perpusnas memiliki peran untuk mendorong berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan konten informasi.

" Dengan segala informasi pengetahuan dan pengalaman dari para narasumber, akan menjadi amunisi untuk membentuk dan membangun kemampuan dalam bidang kepenulisan, sehingga pada gilirannya akan lahirlah karya-karya bermutu untuk dapat dibukukan dan disebarluaskan ke masyarakat," kata Sri dalam keterangannya, Rabu 16 November 2022.

1 dari 2 halaman

Salah satu narasumber PWF, Ahmad Fuadi, mengatakan acara ini membuat Perpusnas tidak hanya menjadi tempat bersua pembaca, tetapi tempat penulis bertegur sapa dengan pembaca.

Menurutnya, membaca merupakan pengalaman intim antara suara penulis dan pembaca yang mendengarkan suara yang ingin disampaikan. Maka, menulis harus dilakukan dari hati.

" Menulislah dari hati agar sampai ke hati pembaca,” terang penulis novel Ranah 3 Warna itu.

Eka Kurniawan, penulis novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, mengamini apa yang disampaikan Ahmad.

2 dari 2 halaman

Eka menyampaikan pengalaman menulisnya dimulai dari kebiasaan membaca. Ia mengaku tidak pernah berpikir untuk menjadi penulis.

" Yang terpikirkan, ya, cita-cita lain seperti anak-anak kecil dan remaja pada umumnya. Tapi memang saya senang membaca dan mendengarkan dongeng," tuturnya.

Di sisi lain, Eka juga melihat potensi banyaknya cerita yang bisa ditulis di Tanah Air.

" Dua ratus tujuh puluh juta masyarakat bisa menulis karena setiap orang punya pengalaman masing-masing. Bayangkan bila satu persen saja menulis, akan kaya sekali keragaman dan cara pandang kita pada suatu hal," paparnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Perpusnas Press, Edi Wiyono berharap agar kegiatan Perpusnas Writers Festival ini dapat menjadi ruang media bagi para penulis dan pembaca.

Perpusnas Writers Festival pada hari kedua, 17 November 2022, akan diisi kegiatan bincang inkubator literasi.

Pada hari ketiga, PWF akan diisi peluncuran dan diskusi buku Leksikon Gerakan Indonesia Menulis dan Saatnya Duta Baca Bicara.

Sedangkan hari terakhir diisi talkshow kepenulisan yang akan menghadirkan penulis yang berasal dari cendikiawan, birokrat dan ASN.

Cendikiawan Yudi Latif dan Direktur Utama Balai Pustaka, Achmad Fachrodji akan mengisi sesi ini, serta ASN, Thoriq ramadhani. Sedangkan pada hari terakhir, kegiatan akan diisi dengan workshop kepenulisan yang menghadirkan dua mentor kepenulisan Benny Arnas dan Annisa Khairunnisa.

Beri Komentar