5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Ustaz Yusuf Mansur (Foto: Instagram)
Dream - Tahun 2017 nyaris selesai, dan kita siap menyambut tahun yang baru. Sahabat Dream Travel sudah punya resolusi untuk 2018 nanti?
Buat kalian yang hobi traveling, mungkin salah satu resolusinya adalah membuat bucket list baru dan menjelajahi dunia lebih sering lagi. Ya, resolusi semacam ini tentunya sangat baik, terutama buat kalian para traveler muslim milenial.
Traveling menjelajahi tempat-tempat baru di dunia yang belum pernah kalian datangi sebelumnya, tak hanya akan memberikan kalian banyak pengalaman dan momen menyenangkan. Tapi juga akan memberikan banyak manfaat dan pelajaran hidup.
Begitu pentingnya traveling, karena itulah dalam Islam pun aktivitas yang satu ini sangat dianjurkan. Dikutip dari ummi-online.com, traveling atau rihlah merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Bahkan, perintah untuk melakukannya secara tegas tercantum dalam Alquran.
Ada banyak ayat Alquran yang menginspirasi para pendahulu kita untuk melakukan perjalanan jauh. Salah satu contohnya adalah ayat 15 surah Al-Mulk.
" Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan."
Dalam ayat tersebut, jelas sekali Allah memerintahkan umat Islam untuk menjelajahi bumi. Bahkan karena traveling-lah, para sahabat dan ulama pendahulu kita akhirnya bisa menyebarkan Islam secara luas hingga ke berbagai penjuru dunia.
© Dream
Traveling atau bepergian juga menjadi kunci majunya ilmu pengetahuan lho, Sahabat Dream Travel. Bisa kita lihat dari kisah Imam Bukhari.
Dalam proses pembuatan kitab 'Sahih Bukhari', Imam Bukhari melakukan perjalanan yang sangat jauh " hanya" untuk memverifikasi satu hadis pendek. Sementara hadis yang dimuat dalam kitab Beliau ada ribuan. Jadi tak terbayang berapa jauh perjalanan yang ia lakukan dan berapa orang yang ia jumpai untuk memverifikasi hadis-hadis tersebut. Masya Allah...
Nah, jadi Sahabat Dream Travel jangan ragu untuk memasukkan traveling ke dalam daftar resolusimu di tahun 2018. Traveling-lah sejauh-jauhnya dan sesering-seringnya.
Ustaz Yusuf Mansur pun baru-baru ini lewat akun Instagram-nya mengajak anak-anak muda untuk menjadikan tahun 2018 sebagai " tahunnya jalan-jalan" . Lewat sebuah unggahan di akun Instagram-nya, Ustaz YM menyemangati para muslim untuk melakukan traveling menjelajahi negeri sendiri dan dunia.
" 2018... Jadiin Tahun Jalan2. Mengenal Negeri Sendiri... Dan Dunia. Jangan bosan2. Tulis shalawatnya. Tulis doanya. Nyampe daaaahhhh... Sujud, Selfi, Kuliner...," tulis Ustaz YM di akun Instagramnya.

Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil