Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo Saat Menyampaikan Sambutan Dalam Menyambut Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (sumber: Kemenag.go.id)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak umat Islam Indonesia untuk meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW. Pesan ini disampaikan Presiden Jokowi pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437H/2015M Tingkat Kenegaraan di Istana Negara, Rabu, 23 Desember 2015.
Menurut Jokowi, Maulid Nabi diperangati untuk mengingatkan umat Islam agar selalu mengikuti keteladanan pribadi Rasulullah yang mempesona. Dengan meneladani sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, Jokowi yakin bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang bermartabat, beradab, serta makmur dan sejahtera.
Selain itu, Jokowi juga berpesan agar umat Islam meningkatkan perannya dalam mewujudkan ajaran-ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Dengan begitu, umat dapat membangun tatanan peradaban Islam yang peduli, menebarkan perdamaian, serta keadilan dan toleransi.
“ Tatanan tersebut mungkin akan terwujud bila kita juga mengejar kesalehan sosial, yang mengutamakan lemah dan yang miskin, sehingga tidak akan ada gesekan-gesekan sosial yang akan menyebabkan ambruknya sebuah jembatan kebangsaan,” kata dia.
Umat Islam, kata Jokowi, mempunyai tanggung jawab yang tidak ringan, karena harus mampu menunjukan diri sebagai umat yang terbaik, yang mampu membangun solidaritas sosial sesama manusia, umat yang tidak pernah dilanda kebencian.
“ Mari kita teguhkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW melalui pembangunan yang melayani rakyat. Mari kita kuatkan kembali membangun spirit masyarakat yang beradab, mengedepankan dialog sebagai cara mengatasi perbedaan,” tutur dia dalam informasi yang dikutip Dream dari kemenag.go.id
Presiden juga mengajak umat Islam di seluruh Tanah Air untuk bersama-sama melindungi bangsa dan negara dari semua bentuk ancaman radikalisme, terorisme.
“ Mari kita sadarkan saudara-saudara kita yang salah memilih jalan,” ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya