Program Ngantor di Masjid Walikota Bengkulu Ingin Diadopsi Pemkab Muara Enim

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Sabtu, 19 September 2020 21:09
Program Ngantor di Masjid Walikota Bengkulu Ingin Diadopsi Pemkab Muara Enim
Pemkot Bengkulu juga tertarik dengan program Bunga Desa atau Bupati Ngantor di Desa yang selama ini dijalani Bupati Muara Enim.

Dream - Walikota Bengkulu, Helmi Hasan aktif menjalin sinergi dengan beberapa daerah untuk mempelajari program yang bisa diadopsi dan menghadirkan kebahagian kepada masyarakat. Setelah ke Kabupaten Empat Lawang, Helmi menyambangi Kabupaten Muara Enim, pada Kamis, 17 September 2020 lalu.

Di kabupaten tersebut, Helmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understaning/MoU) dengan Plt Bupati Muara Enis, Juarsah. MoU dibuat untuk saling bersinergi dan kolaborasi program yang bisa membawa kebahagian bagi warga di daerah masing-masing.

Bertempat di Gedung Balai Agung Bumi Serasan Sekundang, Helmi dan Juarsah saling menceritakan program unggulan yang bisa diadopsi di masing-masing daerah. Kedua daerah selama ini ternyata memiliki kesamaan untuk memprioritaskan APBD untuk rakyat.

“ Kerjasama ini untuk menghadirkan kebahagiaan kepada seluruh masyarakat baik di Muara Enim maupun di Kota Bengkulu," kata Helmi dikutip dari mediacenter. bengkulukota.go.id.

Menurut Helmi, salah satu program yang diharapan bisa diadopsi Bengkulu adalah pakaian sekolah grats untuk siswa dan Program Bunga Desa yang merupakan singkatan dari Bupati Ngantor di Desa.

Di sisi lain, Juarsah mengaku tertarik untuk mencoba program Ngantor di Masjid seperti yang selama ini diterapkan Helmi.

" Tadi saya mendengarkan banyaknya progam-program bupati dan tentu bermanfaat sekali, salah satunya memberikan asuransi untuk setiap warganya. Untuk itu, setelah ini kita akan belajar tentang regulasinya sehingga bisa kita anggarkan di tahun 2021,” janji Helmi. 

 

 

1 dari 1 halaman

Ini Program Unggulan Kedua Kepala Daerah

Selain Ngantor di Masjid, dalam pertemuan tersebut, Pemkot Bengkulu juga memaparkan program unggulan seperti Gerakan Peduli Yatim (GPY), Rumah Sakit Harapan dan Doa dengan padicure manicure gratis bagi pasien, ambulans gratis, HD Samawa dengan segala fasilitas mulai dari Mobil, Nikah Balai, Honeymoon pun disediakan pula.

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Muara Enim Juarsah mengungkapkan kekaguman dengan pembangunan di Kota Bengkulu. Juarsah mengaku pernah berkunjung pada 22 agustus 2020 lalu.

“ Banyak hal yang perlu kita kerjasamakan apa yang baik di Kota Bengkulu akan kita adopsi ke kabupaten Muara Enim, sehingga masyarakat menerima manfaat dan merasakan kebahagiaan seperti yang dikatakan oleh Walikota tadi,” ungkapnya.

Juarsah membeberkan program yang telah dilakukan Muara Enim seperti kesehatan gratis, perlengkapan sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP, bantuan 1 desa 1 ambulans, asuransi kematian premi dibiayai APBD, Bunga Desa (bupati ngantor di desa), serta pemilihan kepala daerah Inovatif.

“ Kami membuka diri untuk bekerjasama dengan pemerintah luar agar dapat tercapai visi serta misi yang diinginkan, setelah ini kita akan langsung membuat list program yang akan diadopsi sebagai tindak lanjut dari MoU yang sudah kita tanda tangani,” tutup Juarsah.

(Sah, Sumber: Media Center Pemkot Bengkulu)

Beri Komentar