Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Parade Militer (Foto: YouTube Straits Times)
Dream - Korea Utara merayakan ulang tahun ke-73 pada Rabu 8 September 2021. Namun uniknya, puncak perayaan itu dilakukan pada malam hari. Pyongyang mengadakan parade militer.
Kantor berita KCNA melaporkan bahwa Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, turut hadir dan menyaksikan parade di alun-alun Kim Il Sung di Pyongyang.
Dalam foto-foto yang dirilis surat kabar Rodong Sinmun, yang juga milik pemerintah Korut, terlihat pasukan paramiliter memamerkan baju hazmat atau pakaian antibahan berbahaya. Parade pasukan dengan baju hazmat ini seolah menunjukkan upaya nyata Korea Utara dalam memerangi virus corona.
" Kelompok pencegahan epidemi darurat dan Kementerian Kesehatan Masyarakat dengan penuh semangat patriotik menampilkan keunggulan sistem sosialis di seluruh dunia, sambil dengan tegas melindungi keamanan negara dan rakyatnya dari pandemi dunia," tulis KCNA.
Hingga hari ini, Korea Utara belum mengonfirmasi satu pun kasus Covid-19, tetapi sudah menutup perbatasan dan memberlakukan tindakan pencegahan ketat. Namun hal ini berakibat pada rentetan krisis yang cukup parah bagi negara tersebut.
Dalam foto lain, pasukan militer juga terlihat memegang senapan dan beberapa lainnya datang dengan peluncuran roket.
Tidak seperti parade militer sebelumnya, kali ini Korea Utara tidak terlihat memamerkan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang kerap memicu kehebohan.
Presiden China, Xi Jinping, juga telah mengirim pesan ucapan selamat kepada Kim atas hari jadi ke-73 Korea Utara. Hal ini diungkapkan oleh salah satu media pemerintah China.
China merupakan sekutu politik dan ekonomi Korea Utara yang paling setia. Korut sangat bergantung pada tetanggannya untuk makanan, pupuk, dan bahan bakar. Namun perdagangan keduanya anjlok sejak Korut menutup perbatasan pada Januari 2020 untuk mencegah persebaran Covid-19.
Secara terpisah, Pyongyang juga menolak tiga juta dosis vaksin dari China. Pada 19 Agustus, Korea Utara tidak mencatat kasus Covid-19, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) -- meskipun para kritikus mengatakan ini tidak mungkin.
Sekitar 37.291 orang -- termasuk petugas kesehatan dan mereka yang menderita penyakit mirip flu -- telah diuji dan semuanya dinyatakan negatif.
Namun, Kim telah mengakui bahwa negara itu menghadapi kekurangan pangan.
Sumber: Straits Times
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya