Rumah Unik! Ruang Tamu di Indonesia, Dapurnya di Malaysia

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 19 Agustus 2019 19:02
Rumah Unik! Ruang Tamu di Indonesia, Dapurnya di Malaysia
Rumah unik ini benar-benar terletak di tengah garis batas dua negara.

Dream - Umumnya, kawasan perbatasan jarang ada bangunan. Jikapun ada, bangunan itu difungsikan sebagai pos penjagaan dua negara.

Tetapi, ada satu rumah unik yang menarik perhatian. Rumah itu terletak di tepat di perbatasan dua negara.

Dikutip dari World of Buzz, posisi rumah itu benar-benar terletak di tengah garis batas Indonesia-Malaysia. Tepatnya di Sungai Aji Kuning, Pulau Sebatik.

Ruang tamu rumah itu ada di Indonesia. Sementara bagian dapur berdiri di tanah Malaysia.

Jurnalis Malaysia, Osman Saide, membagi kisahnya berkunjung ke rumah unik tersebut di Facebook. Dia mengaku baru pertama kali menjejakkan kaki di dalam rumah dua negara itu.

" Uniknya rumah ini, dari dalam kita bisa lihat secara jelas bagian ruang tamu yang merupakan kawasan Indonesia sedangkan dapurnya merupakan kawasan Malaysia," kata dia.

 

1 dari 5 halaman

Sebenarnya di Indonesia atau Malaysia?

Lebih menarik lagi, kata Osman, interior rumah itu dibuat berdasarkan karakter masing-masing negara. Ruang tamu menggunakan interior dan hiasan khas budaya Indonesia, sedangkan dapurnya dihias dengan ornamen yang mencerminkan karakter Malaysia.

Garis batas kedua negara benar-benar membelah rumah itu. Tepat di tengah-tengah rumah, pemilik memasang tanda arah bertuliskan Indonesia mengarah ke ruang tamu dan Malaysia mengarah ke dapur.

" Merasakan pengalaman penuh makna ketika berada di dalam rumah ini, sesekali berpikir, 'Sebenarnya aku ada di Malaysia atau di Indonesia?', sebentar ke dapur (Malaysia) dan sebentar lagi ke ruang tamu (Indonesia), ah pusing," kata Osman.

Osman juga menggambarkan bagian dengan rumah dicat dengan warna merah putih di seluruh dindingnya, warna Bendera Indonesia.

Menurut dia, pemilik rumah tengah menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2019 dengan mengecat rumahnya.

" Sedangkan di kawasan Malaysia yaitu di dapur terdapat Bendera Jalur Gemilang dipasang berkibar di beranda dapurnya," tulis Osman.

2 dari 5 halaman

Ini Unggahannya

3 dari 5 halaman

Wajibkah Hadiri Undangan Nikah Dikirim Via Facebook? Ini Kata Mufti Malaysia

Dream - Pernikahan memang dianjurkan untuk dirayakan dengan mengundang orang lain. Selain berpesta, undangan dimaksudkan sebagai syiar bahwa telah terjadi pernikahan.

Umumnya, undangan nikah disampaikan secara tertulis lewat sepucuk surat. Tentu kewajiban seseorang untuk hadir memenuhi undangan tersebut.

Seiring berkembangnya teknologi, undangan tidak lagi hanya disampaikan dalam bentuk surat. Banyak pasangan calon pengantin yang memanfaatkan media sosial, terutama Facebook, untuk menyebar undangan pernikahan.

Bagi sebagian orang, tentu hal ini tidak biasa. Tetapi, apakah dibolehkan tidak menghadiri undangan pernikahan yang disampaikan lewat Facebook?

Mengenai masalah ini, ada baiknya memperhatikan pendapat dari Mufti Federal Malaysia, Datuk Sri Zulkifli Muhammad Al Bakri. Dalam pandangannya, menghadiri undangan resepsi pernikahan hukumnya wajib.

 

4 dari 5 halaman

Kaidah Fikih, Adat Bisa Menjadi Penentu Hukum

Dikutip dari Siakapkeli, undangan resepsi menjadi tidak wajib dihadiri jika terdapat beberapa unsur. Di antaranya ada keraguan soal sajian yang dihidangkan, adanya potensi kemungkaran, acara dikhususkan untuk orang-orang kaya saja, lokasi acara jauh, ada hambatan seperti lalu lintas macet atau hujan lebat, atau ketika ada undangan di tempat lain di hari yang sama.

Terkait undangan resepsi nikah disampaikan lewat Facebook, Zulkifli menjelaskan terdapat kaidah dalam fikih yang menetapkan adat atau kebiasaan bisa menjadi penentu hukum.

Kebiasaan yang berlaku di masyarakat dapat dipakai untuk mengambil keputusan mengenai masalah yang terjadi apabila tidak terdapat dalil yang menjelaskan status hukumnya.

Secara umum, undangan bisa disampaikan lewat apapun. Termasuk dengan menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, dan lainnya selama tujuannya benar-benar ingin mengundang orang untuk datang.

5 dari 5 halaman

Facebook Sebatas Memudahkan

Zulkifli berpandangan penggunaan Facebook hanya sekadar memudahkan penyebaran undangan, termasuk untuk menetapkan jumlah tamu yang akan hadir ke sebuah resepsi nikah.

Biasanya, undangan lewat Facebook mencantumkan tombol untuk konfirmasi kehadiran. Dengan menekan tombol 'going', maka akan diketahui siapa saja tamu yang akan hadir.

Undangan seperti ini tetap wajib dihadiri. Karena ada keterangan nama pihak yang diundang serta ada fasilitas konfirmasi.

Berbeda halnya jika undangan disampaikan kepada banyak orang tanpa menyebut secara khusus nama-nama yang diundang. Ketika ada undangan seperti ini, maka tidak ada kewajiban untuk menghadirinya.

(Sah, Sumber: siakapkeli.my)

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal