Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kamar Mayat (Facebook Urbexcr)
Dream - Rumah mungil di bibir jalan itu terbengkalai. Tidak terawat. Tembok telanjangnya sudah kusam. Cat merah dan hitam pun pudar termakan usia. Sejumlah bagian sudah dihuni lumut yang mulai mengering.
Meski di pinggir jalan ramai, bangunan itu sudah bertahun-tahun tidak terjamah tangan manusia. Fakta mengejutkan bangunan tersebut baru terungkap setelah dua penjelajah kota 'Urbexcr' menyambanginya.
Dari foto-foto yang dibagikan diketahui bahwa rumah yang diabaikan oleh orang yang saban hari berlalu-lalang di jalan ramai itu adalah sebuah bekas kamar mayat yang ditinggalkan secara mengerikan.
Saat masih difungsikan, rumah itu menjadi tempat jenazah pasien dari rumah sakit di dekatnya. Namun sekarang dibiarkan terbengkalai dengan peralatan yang masih lengkap di dalamnya.
Para penjelajah 'Urbexcr', yang melakukan perjalanan ke seluruh negeri untuk menjelajahi bangunan dan struktur terbengkalai, sengaja tak menunjukkan lokasi untuk melindungi bangunan mungil itu.

Bila dilihat dari luar, bangunan kecil itu tidak terlihat seperti kamar mayat. Namun saat masuk, baru diketahui bahwa rumah itu benar-benar bekas kamar mayat.
Ada tiga ruangan yang semuanya berisi barang-barang mengejutkan. Kamar pertama berisi ruangan pendingin yang kosong. Sekarang penuh lumut dan kotoran.
Ruangan ke dua berisi satu meja kamar mayat baja. Ruang ke tiga merupakan kantor kecil yang penuh dengan kursi rusak dan kertas kerja.

" Kami berkendara melewati rumah sakit ini dalam perjalanan ke penjelajahan lain dan melihat bangunan kecil di samping," tutur salah satu penjelajah, dikutip dari Daily Star.
Karena merasa penasaran, para penjelajah itu berhenti dan melihatnya. Mereka terkejut saat mengetahui fakta sebenarnya rumah yang diabaikan tersebut.
" Itu adalah kamar mayat," tambah penjelajah itu.
" Saya bahkan tidak bisa mulai menggambarkan betapa tempat ini menakutkan dan sangat menarik," tambah penjelajah itu.

Meski ukurannya kecil, kata penjelajah itu, kamar jenazah itu mampu menampung semua alat yang dibutuhkan untuk mengurus mayat.
" Untuk melihat meja kamar mayat dengan bijaksana dan lemari es tempat mayat-mayat itu dulu terbaring adalah perasaan yang tidak nyata."
" Temuan kecil ini adalah tujuan kami hidup."
Pengguna media sosial telah dibuat terpesona oleh kamar mayat yang ditinggalkan dan telah berbagi pemikiran mereka.
Seorang pengguna menulis: " Gambar-gambar yang luar biasa, saya merasakan ketenangan yang luar biasa tentang tempat itu. Akan senang untuk mengunjunginya."
" Bungalo kecil yang manis, tapi mungkin tidak wajar bagi siapa pun yang ingin tinggal di dalamnya," kata netizen lainnya.
" Menarik tapi menyeramkan," sahut lainnya. (Dailystar.com/ hud)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya