Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
NASA Merilis Suara-suara Misterius (Foto: NASA)
Dream - Masyarakat di Amerika Serikat dan Eropa kerap membuat perayaan Halloween di 31 Oktober 2017. Perayaan ini kerap diidentikkan dengan segala hal bertemakan hantu.
Tak ingin tertinggal, Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA) turut mengunggah temuan `menyeramkan` di antariksa.
Temuan itu yakni suara emisi radio yang berhasil ditangkap oleh alat dari pesawat ulang alik di luar angkasa. Suara itu diubah menjadi gelombang suara.
NASA dalam laman resminya menjelaskan, lima suara itu berasal dari beberapa lokasi.
`Auman` Jupiter misalnya. Ditemukan pesawat luar angkasa Juno saat melintasi batas medan magnet planet Jupiter. Alat penangkap gelombang suara Juno merekam aktivitas kejut magnet selama dua jam pada 24 Juni 2016.
NASA juga mirilis hasil data sonifikasi pada Suara Jupiter yang ditemukan oleh pesawat luar angkasa Galileo yang mendekati orbit Jupiter, Ganymede, pada 27 Juni 1996. Daftar audio itu mewakili data dari instrumen Percobaan Gelombang Plasma Galileo.
Selain itu, ada pula suara Gelombang Plasma yang terdengar mirip ombak yang menderu di samudera. Suara itu mirip hiruk pikuk yang berirama. Gelombang asal suara ini ditangkap melalui instrumen bernama EMFISIS yang terpasang di atas pesawat robot Van Allen Probes.
NASA juga merilis Emisi Radio Saturnus yang berhasil dipantau oleh pesawat ruang angkasa Cassini. Gelombang radio ini berkaitan dengan munculnya aurora di kutub Bumi.
Suara Tabrakan Komet juga diunggah oleh NASA. Suara ini direkam pada 14 Februari 2011. Saat itu, komet milik Jupiter, Tempel 1 yang sedang dikunjungi pesawat Stardust milik NASA dihujani partikel debu dan batuan kecil. Bagaimana suara-suara tersebut? Mari dengarkan di bawah ini:
(ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha