Kunjungan Turis Meroket 30%, Desa Wisata Tren Baru Pariwisata Indonesia

Reporter : Okti Nur Alifia
Rabu, 2 Maret 2022 18:01
Kunjungan Turis Meroket 30%, Desa Wisata Tren Baru Pariwisata Indonesia
Memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan, sebanyak 3000 desa wisata ditargetkan untuk masuk dalam anugerah desa wisata di Indonesia 2022.

Dream - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) menargetkan sebanyak 3.000 desa wisata lewat program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Menteri Parekraf Sandiaga Uno mengatakan desa wisata telah menjadi tren baru untuk destinasi pariwisata Indonesia.

Selain menghadirkan model wisata baru, desa wisata juga terbukti telah mampu menciptakan peluang usaha yang luas bagi perekonomian di Indonesia.

“ Ini kalau 3000 saja, bisa menciptakan peluang usaha bagi 100 UMKM per desa. Kita bicara 300.000 UMKM yang akan menghidupi 1,2 juta lapangan kerja baru,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam bincang virtual bersama OYO pada Rabu, 2 Maret 2022.

Sandiaga mengajak seluruh masyarakat untuk mulai terbuka mengembangkan destinasi berbasis alam dan bidaya. Fokus destinasi wisata ini akan diarahkan pada aspek kualitas dan keberlanjutan.

" Desa wisata itu tren terbaru pariwisata kita,” sambungnya.

 

1 dari 3 halaman

Kunjungan Desa Wisata Meningkat 30%

Menparekraf, Sandiaga Uno dalam konferensi pers virtual bersama  OYO pada Rabu, 2 Maret 2022.© (foto: tangkapan layar dream.co.id)

Sandiaga  mengatakan desa wisata memiliki potensi besar dalam menarik wisatawan. Pria berdarah Gorontalo ini juga melaporkan data kunjungan di desa wisata meningkat hingga 30 persen selama masa pandemi dan tekanan ekonomi.

“ 30 persen itu bukan angka yang kecil di tengah pandemi dan sulitnya ekonomi,” kata Sandiaga. 

Dengan pertumbuhan tersebut, Sandiaga optimistis desa wisata dapat didorong menjadi simbol ekonomi yang dapat membuka lapangan pekerjaan peluang usaha baru untuk ekonomi kreatif.

“ Kita dorong desa wisata sebagai simbol kebangkitan ekonomi kita. Membuka lapangan kerja dan peluang usaha baru untuk ekonomi kreatif dan mempercepat kemajuan desa menuju kemandirian,” lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Karakteristik Desa Wisata

Terkait desa wisata, Kemenparekraf telah memiliki 7 kategori yang disusun tanpa menghilangkan unsur keindahan alam maupun keluhuran budi yang dimiliki masing-masing daerah.

Ketujuh kategori desa wisata tersebut adalah memiliki daya tarik wisata, memiliki produk-produk ekonomi kreatif seperti souvenir, kuliner, kriya dan fashion, memiliki kelembagaan seperti Pokdarwis maupun BUMNDes, kondisi toilet umum yang bersih dan sanitasi yang berkelas internasional.

Tiga kriteria lainnya adalah memiliki fasilitas homestay yang tersertifikasi dan terstandarisasi CHSE, mendigitalisasi dan menghadirkan konten-konten kreatif dari desa wisata tersebut, serta memikliki event-event berdasarkan kearifan lokal.

“ Jadi itulah kategori-kategori yang kita harapkan bisa dihadirkan di desa wisata,” ungkap Sandiaga yang berharap ketujuh kategori ini dapat diterapkan di desa wisata.

 

3 dari 3 halaman

Dukung Program Desa Wisata Maju Melalui Digitalisasi

Sandiaga pun mendukung program desa wisata yang maju melalui digitalisasi. Karena sekarang pariwisata telah bergeser ke arah digital. Maka dari itu pria kelahiran 1969 ini sangat mendukung digitalisasi desa wisata.

“ Sekarang pariwisata bergeser ke arah digital, hampir seluruhnya dilakukan secara digital,” kata Sandiaga Uno pada Rabu, 2 Maret 2022, dalam bincang virtual bersama OYO.

“ Target pemerintah yang menyasar 3000 desa wisata di tahun ini diharapkan dapat membuat desa wisata menjadi destinasi berkualitas, berdaya saing global, dan emiliki multi player efek yang luas,” lanjutnya.

Peran digital tersebut dapat diupayakan dengan pemanfaatan teknologi digital bukan hanya menjual secara online tetapi juga juga mempromosikan dan menciptakan konten-konten yang kreatif.

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) juga mengapresiasi langkah inisiatif dari OYO dalam digitalisasi di Desa Wisata dan terutama kontribusinya bagi sektor pariwisata lokal.

Sandiaga yang hadir di dalam acara virtual konferensi pers Peran OYO bersama Pemerintah dalam Percepat Pengembangan Digitalisasi pada Wisata Lokal “ Desa Wisata” di Tengah Pandemi pada Rabu, 2 Maret 2022, sangat mendukung kerja sama OYO dengan Kemenkraf.

“ Ayo sama-sama kita mendigitalisasi sebagai bagian daripada transformasi dan promosi destinasi pariwisata melalui platform-platform. Dan kami  ingin mengajak OYO dan rekan-rekan semua desa wisata untuk memperkuat destinasi wisata dengan digitalisasi,” kata Sandiaga Uno.

 

Beri Komentar