Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Satpam Tangkap Ular (Foto: Merdeka.com)
Dream - Petugas keamanan di kompleks perumahan Gading Serpong, Tangerang, Iskandar, tewas usai tergigit ular yang dia tangkap. Peristiwa itu terjadi Selasa, 20 Agustus 2019, selepas maghrib.
Dilaporkan Merdeka.com, peristiwa itu bermula ketika Iskandar mendapat laporan warga mengenai adanya temuan seekor ular di area Taman Mi8/02. Jaelani dan Iskandar yang sedang bertugas segera mencari tahu keberadaan ular tersebut.
Berbekal kayu gagang sapu lidi, Jaelani sempat menjepit kepala ular. Dia kemudian memegang bagian kepala ular tersebut dengan tangannya.
Tapi, karena tak tepat, ular menggores jari telunjuk Iskandar. Dia mengeluarkan bisa ular dengan cara mengisapnya.
Sementara ular kembali terlepas. Jaelani kemudian sigap menangkapnya
Mencegah hal tidak diinginkan, Iskandar dilarikan ke Rumah Sakit Bethsaida. Tetapi pihak rumah sakit tidak memiliki serum anti racun ular.
Iskandar kemudian dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang. Tapi, malam kira-kira pukul 23.00 WIB, Iskandar dikabarkan mengalami sesak. Tepat subuh, pukul 04.30 WIB, Iskandar meninggal dunia.
Dikonfirmasi soal kejadian itu, Kapolres Tangsel AKBP, Ferdy Irawan, membenarkan.
" Benar, satpam kena gigitan ular dan meninggal. Laporan resmi baru sekali ini ada kejadian seperti itu," kata Ferdy.
Menurut Yayasan Sioux Ular Indonesia, menyebut kemungkinan Iskandar tidak begitu paham dengan spesies ular. Sehingga tidak tahu cara penanganannya.
" Korban tidak paham spesies ular, menganggap itu enggak berbahaya, ular Bungarus candidus (weling) ini memang mulai aktif di senja hingga malam hari untuk mencari makan. Salah satu ciri khas ular berbisa tinggi adalah nocturnal," kata Yayasan Sioux Ular Indonesia.
Yayasan ini menilai tindakan Iskandar dengan mengisap jarinya yang terkena gigitan ular justru membuat fase penyebaran bisa semakin sistemik. Teknik yang tepat yaitu memobilisasi gigitan agar tak masuk ke fase sistemik.
" Korban merasa hanya gatal, karena ini venom neurotoxcyn tidak langsung merasa sakit kalau kena gigit. Tapi venomnya langsung serang saraf termasuk mematikan fungsi jantung," kata mereka.
Selain itu, ketika seseorang terkena gigitan ular harus dipastikan segera mendapatkan penanganan.
" Saran mulai saat ini Warga cluster/kompleks/siapa pun perlu mendata RS terdekat ready stock SABU (Serum Anti Bisa Ular). Perlu menguasai teknik first aid gigitan ular dengan sistem imobilisasi."
Sumber: Merdeka.com/Ronald
Dream - Jika kau mengalami ketakukan, hadapilah! Peribahasa itu dapat mewakili peristiwa yang terjadi di Uttar Praddesh, wilayah di utara India ini.
Peristiwa itu terjadi ketika seekor ular menggigit seorang Raj Kumar. Tak terima, pria itu membalas dendam dan menggigit sang ular hingga terputus.
Menurut laman World of Buzz, yang mengutip The Guwahati Times, Raj Kumar sedang bersantai sembari menenggak minuman keras pada Senin 28 Juli 2019.
" Anakku lagi mabuk. Ada ular masuk ke rumah kami dan menggigitnya. Dia kemudian menggigit balik ular tersebut hingga jadi beberapa bagian," kata ayah Raj, Babu Ram.
Raj kemudian dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya yang kritis.
Menurut Babu, ular yang menggigit Raj merupakan ular sawah. Biasanya ular jenis ini tak beracun.
Saat ini, keluarga Babu, sedang kesulitan menanggung biaya perawatan Raj.
Peristiwa ini juga menarik perhatian dokter yang merawat Raj. " Kasus ini sungguh aneh. Aku biasa melihat orang tergigit ular, tapi tak pernah menemui orang yang tergigit ular menggigit balik dan membawanya dalam tas," ujar dokter, NP Singh.
Dream - Hilmary Moreno-Berrios didakwa melakukan perampokan dan pengerusakan properti. Hilmary berusaha merebut mobil milik seorang perempuan dengan melemparinya ular.
Menurut laman WSPA, kepolisian Greenville menyatakan Hilmary meminta perempuan pengemudi menyerahkan kunci mobilnya. Tetapi, pengemudi itu menolak.
Hilmary memaksa dan melemparkan ular hitam yang hidup ke kemudinya. Dia juga menonjok pengemudi tersebut.
Hilmary yang mengendarai mobil Honda CR-V curian tersebut mengebut dan menabrak barikade yang dibuat untuk festival Liberty Bridge Jump-Off, di kota Greenville, South Carolina, Amerika Serikat (AS) yang diadakan Sabtu, 6 Juli 2019 .
Akibat tabrakan, sejumlah orang yang menghadiri festival berisi acara musik dan perbogaan lokal, mengalami cedera dan dibawa ke rumah sakit.
Polisi merilis rekaman yang menunjukkan saat kendaraan menabrak penghalang di lokasi. Media setempat melaporkan, kerugian akibat tabrakan itu mencapai US$ 17.225, setara Rp243 juta.
Polisi mengatakan, ular itu tetap hidup meski berada di dalam mobil. Ular itu telah diamankan dan dilepaskan ke hutan terdekat. Belakangan diketahui ular tersebut jenis ular tak beracun.
Sementara itu, Hilmary ditahan dengan jaminan US$25 ribu, setara Rp353 juta. Dia menghadapi tuduhan pembajakan mobil, kerusakan pada properti dan lima pelanggaran lalu lintas, yang diantaranya, tabrak lari, gagal berhenti karena lampu biru, menolak penangkapan, mengemudi di jalan tertutup, dan mengemudi dengan sembrono.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya