Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Selundupkan Hewan Eksotis, Celana Pria Ini Penuh Kadal Dan Ular.
Dream - Menjual hewan eksotis boleh saja, tapi caranya harus secara legal sesuai aturan agar tak menjadi masalah.
Namun tidak demikian dengan yang dilakukan oleh seorang pria dari Meksiko saat akan memasuki Amerika Serikat.
Petugas bea cukai dibuat syok dengan aksi pria Meksiko itu yang membawa berbagai macam hewan eksotis di tubuhnya.
Saat melakukan pemeriksaan, petugas US Customs and Border Protection (CBP/Bea Cukai dan Perbatasan AS) kaget ada begitu banyak reptil ditemukan di sekujur tubuh pria tersebut.
Pria yang diduga sudah lama bisnis jual beli reptil itu tertangkap membawa lebih dari 50 jenis reptil saat kembali perbatasan untuk masuk AS.
Saat mengendarai truk melewati pintu perbatasan di San Ysidro pada 25 Februari, pria yang gerak-geriknya mencurigakan itu dihentikan untuk menjalani pemeriksaan.
Ketika menggeledah tubuh pria yang ternyata warga California tersebut, petugas menemukan 52 reptil yang dimasukkan dalam jaket dan juga celananya.

"Penyelundup akan menggunakan berbagai cara untuk memasukkan barang mereka melewati perbatasan. Kali ini reptil hidup.
"Mereka berusaha mengecoh petugas tanpa memerhatikan kesehatan dan keselamatan hewan-hewan tersebut," kata Sidney AKI, Direktur Operasi Lapangan CBP di San Diego.
Dalam kasus penyelundupan hewan eksotis kali ini, petugas menyita sembilan ekor ular dan 43 ekor kadal bertanduk dari pria berusia 30 tahun tersebut.

Beberapa hewan eksotis yang diselundupkan oleh pria tersebut termasuk dalam spesies yang terancam punah.

Aksi penyelundupan hewan eksotis ini tergolong nekat. Bagaimana tidak? Di dalam jaket, saku celana, bahkan di sekitar pangkal paha pria itu ada tas-tas kecil berisi kadal dan ular.
Tidak disebutkan apakah sembilan ular yang diselundupkan itu dari jenis yang berbisa atau tidak. Jika berbisa, alangkah berbahayanya. Apalagi hewan-hewan itu ditempatkan di sekitar pangkal paha.
Perbatasan San Ysidro adalah salah satu yang tersibuk di dunia, dengan sekitar 70.000 kendaraan dan 20.000 pejalan kaki melewatinya setiap hari. Akibatnya, perbatasan tersebut menjadi target utama penyelundup.
Sebelumnya, petugas CPB telah menyita anak harimau, burung nuri dan ayam aduan, serta bagian tubuh hewan seperti gelembung renang ikan, telur penyu, gading dan tulang ikan paus.
Sumber: DailyStar
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire