Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sebagai makhluk cipataan-Nya, manusia harus bisa menerima segala anugerah terindah yang telah diberikan oleh Allah dan bersyukur atas nikmat-Nya.
Nasihat inilah yang sepertinya melekat pada seseorang yang berusia 37 tahun. Kisahnya begitu mengharukan. Setelah menikah, ia memiliki beberapa anak. Ia adalah orang yang sering lalai, sering berbuat dosa, jarang menunaikan sholat kecuali di waktu tertentu atau saat dilihat orang saja.
Hal ini dikarenakan, ia lebih banyak akrab dengan orang jahat dan dukun sehingga setan selalu menemaninya dalam berbagai kesempatan.
Ia memiliki anak laki-laki yang berusia 7 tahun bernama Marwan. Ia tuli dan bisu. Ibu yang mendidiknya adalah perempuan yang kuat imannya. Suatu ketika setelah azan Maghrib, ia tiba di rumah dengan anaknya, Marwan.
© Dream
Saat ia sedang merencanakan tempat berkumpul dengan teman-teman nanti malam, tiba-tiba ia dikejutkan dengan anaknya yang mengajak bicara dengan bahasa isyarat, yang artinya mengapa ayahnya tidak sholat.
Ia pun menunjukkan tangannya ke atas yang berarti bahwa Allah berada di atas dan melihat mereka.
Marwan sering melihat ayahnya berbuat dosa dan sang anak pun selalu mengingatkannya akan keberadaan Allah. Tak jarang, anak itu menangis dan kemudian sang ayah merangkulnya tapi ia justru berlari dari pelukannya.
Sampai suatu ketika........baca kisah lengkapnya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya