Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Nextshark.com
Dream - Kisah seorang pria yang menyewakan apartemennya secara online tengah viral di media sosial. Pasalnya, setelah disewakan kepada tiga mahasiswa asal Tiongkok, apartemen yang berada di Jepang itu ditinggalkan dengan keadaan berantakan tak karuan.
Pemilik apartemen yang tidak diketahui namanya, mengunggah beberapa foto ke situs weibo, usai apartemen miliknya disewa melalui situs Airbnb.
Dari foto-foto itu terlihat tumpukan sampah yang berserakan di lantai dan lemari. Dapur penuh dengan piring kotor dan juga tisu toilet yang berserakan.


Bahkan, para turis itu meninggalkan coretan di halaman buku tamu dan juga membuat sketsa gambar kotoran.

Para turis itu disebutkan berada di apartemen selama lima hari.
Dream - Melansir nextshark.com, meilhat kejadian itu sang pemilik apartemen pun gram. Ia kemudian mengirim pesan kepada salah satu turis itu untuk meminta ganti biaya pembersihan.
Pemilik apartemen mengharuskan ketiga turis itu membayar ganti rugi sebesar 3000 yen atau sekitar Rp 390 ribu.

Namun alih-alih membayar, mereka malah menolaknya dengan santai. Karena bagi mereka mereka kebersihan itu tugas dan tanggung jawab si pemilik.
“ We spent money for a place to live, not to clean. This isn’t my home, I don’t have to tidy up for you,” salah satu balasan si penginap.
(Kita mengeluarkan uang untuk menginap, bukan untuk membersihkan, dan ini bukan rumahku juga. Jadi aku nggak perlu bertanggung jawab kepadamu). Tulis salah seorang turis.
Dream - Segera setelah banyak orang yang mengkritik tindakan mereka, ketiga mahasiswi itu meminta maaf.
Mereka juga mengatakan bersedia membayar kompensasi. Pemilik apartemen tidak dapat menerima permintaan maaf dan menyebutnya palsu.

Tidak diketahui apakah turis itu benar-benar membayar kompensasi pada pemilik apartemen.
(ism, Sumber: nextshark.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya