Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung | Foto: Dok. PPID Jakarta
DREAM.CO.ID – Pemprov DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa sistem tarif untuk layanan TransJakarta akan mengalami penyesuaian dari segi harga. Hal tersebut diungkap oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Kebayoran Baru, Senin, 27 Oktober 2025.
“ Tentunya kan enggak bisa Pemerintah Jakarta menyangga semua penduduk yang ada di Jakarta dan Jabodetabek. Kami sudah menghitung untuk Transjakarta, terutama juga untuk Transjabodetabek supaya harga antara Jakarta dan daerah penyangga tidak berbeda,” ujar Pramono saat menanggapi soal wacana kenaikan tarif TransJakarta, dikutip dari Beritajakarta.id.
Menurut Pramono, upaya penyesuaian tarif muncul karena beban subsidi untuk tiap tiket TransJakarta sudah mencapai lebih dari Rp9.000 per penumpang. Ia menyebut bahwa kondisi ini tidak dapat terus ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa saat ini tarif layanan TransJakarta masih lebih rendah dibandingkan tarif transportasi umum di wilayah sekitar Jakarta seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang. Ia juga memastikan bahwa penyesuaian tarif akan diumumkan “ pada saat yang tepat”.
Selain soal tarif, Pemprov DKI juga menjabarkan fokus peningkatan layanan. Pramono menyatakan armada bus listrik akan dikembangkan secara signifikan dari sekitar 200 unit menjadi 500 unit tahun ini guna mengurangi polusi udara. Perbaikan fasilitas dan infrastruktur halte juga disebut menjadi bagian dari paket peningkatan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memberikan layanan gratis bagi 15 kelompok masyarakat termasuk ASN, TNI/Polri, pelajar, lansia, dan difabel di semua rute TransJakarta. Meskipun demikian, ia mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa menanggung seluruh pengguna yang ada di Jakarta dan daerah penyangga Jabodetabek, sehingga revisi tarif dianggap langkah yang wajar.
Pemprov DKI mengajak seluruh pemangku kepentingan serta pengguna setia TransJakarta untuk bersabar menanti kebijakan resmi. Revisi tarif diharapkan dapat seiring dengan peningkatan kualitas layanan yang memberdayakan masyarakat angkutan umum.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya