Sore Ini Keputusan Soal Libur Panjang Libur Akhir Tahun Ditentukan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 1 Desember 2020 17:16
Sore Ini Keputusan Soal Libur Panjang Libur Akhir Tahun Ditentukan
"Untuk libur panjang, persis sesuai petunjuk (supaya disempitkan)."

Dream - Pemerintah akan menetapkan jadi tidaknya pengurangan libur panjang akhir tahun 2020 pada sore ini. Sebelumnya, pemerintah menetapkan libur panjang Natal dan Tahun Baru sebagai pengganti cuti bersama pada Lebaran yang lalu. 

Meningkatnya kasus Covid-19 membuat rencana libur panjang akhir tahun akan dipersempit guna mencegah penyebaran corona.

Rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan akan dilakukan sekaligus penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) hari ini, Selasa 1 Desember 2020.

" Untuk libur panjang, persis sesuai petunjuk (Presiden) supaya disempitkan. Nanti jam 16.30 kita akan rapat dengan Pak Menteri Koordinator PMK. Kita akan membicarakan cuti atau libur akhir tahun dan nanti sekaligus ada SKB beberapa menteri," kata Moeldoko.

Dia menuturkan, mengikuti arahan Presiden Jokowi, lantaran melihat kasus Covid-19 yang melonjak. Selain itu, cuti bersama dinilainya menimbulkan klaster penyebaran baru.

" Intinya petunjuk Presiden harus dilaksanakan dan ini supaya menjadi kesadaran kita bersama. Ternyata terbukti cuti yang lalu menambah jumlah yang positif dan kita tidak ingin ada muncul klaster baru," kata Moeldoko.

1 dari 5 halaman

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mewacanakan agar jumlah cuti bersama hingga pengganti Idul Fitri dilakukan pengurangan guna menekan kerumunan demi mencegah Covid-19 meluas.

Hal ini disampaikannya saat rapat kerja bersama para kabinet, Senin 23 November 2020.

Adapun libur Natal dan Tahun Baru 2020 semula akan digabung dengan Cuti Bersama Idul Fitri yang digeser ke akhir tahun pada 28-31 Desember 2020. Libur Hari Raya Natal sendiri jatuh pada 24-25 Desember. Kemudian, hari libur masih ditambah tanggal merah pada 1 Januari 2021.

2 dari 5 halaman

Perintah Jokowi

Jokowi memerintahkan agar ketentuan soal libur panjang akhir tahun dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

" Secara khusus nanti akan kita bicarakan mengenai libur panjang yang nanti juga akan ada di bulan Desember. Ini akan kita bicarakan nanti dalam rapat hari ini secara khusus," kata Jokowi.

Dia menilai bahwa saat ini strategi untuk menyeimbangkan 'gas dan rem' sudah terlihat hasilnya. Untuk itu, dia meminta para gubernur dan Komite Satgas terus menjaga keseimbangan tersebut agar tak muncul gelombang kedua Covid-19.

" Strategi yang sejak awal kita sampaikan rem dan gas itu betul-betul diatur betul. Jangan sampai kendor dan juga memunculkan risiko memunculkan gelombang yang kedua ini yang bisa membuat kita side back, mundur lagi," jelas Jokowi.

Sumber: liputan6.com

3 dari 5 halaman

Satgas Ingatkan Masyarakat Jadikan Libur Panjang Sebelumnya Pembelajaran

Dream - Mendekati libur panjang akhir tahun, Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan pelaku usaha termasuk masyarakat, untuk belajar dari pengalaman pada masa libur panjang periode sebelumnya di masa pandemi Covid-19. Ini agar tidak terjadi lonjakan Covid-19.

Menurut Wiku, pada periode lebaran Idul Fitri dan Idul Adha, perayaan HUT RI, dan juga libur panjang akhir Oktober dan awal November, terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 secara signifikan.

" Dari data yang kami peroleh, terdapat peningkatan kasus positif pascaliburan panjang tersebut," jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, dikutip dari situs resmi Satgas Covid-19, Minggu 29 November 2020.

 

 

4 dari 5 halaman

Ingatkan Dampak Peningkatan Kasus Covid-19

Menurut Wiku, Satgas memahami kondisi pelaku usaha di sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19. Terutama mendekati akhir tahun.

Namun, perlu diketahui peningkatan kasus positif yang tidak terkendali juga dapat berdampak buruk pada terhadap kelangsungan usaha berbagai sektor termasuk sektor pariwisata.

Oleh karena itu, pemerintah akan berusaha meminimalisir peningkatan kasus positif, sehingga peningkatan kasus dapat lebih dikendalikan.

" Kebijakan yang akan diambil tentunya sudah mempertimbangkan berbagai dampak termasuk terhadap sektor pariwisata," jelas Wiku.

5 dari 5 halaman

Masih Mengkaji Libur Panjang

Dia meminta pengertian dari semua pihak agar kondisi aman dari Covid-19 dapat terjaga Meskipun masa libur akhir tahun sudah di depan mata.

Satgas Penanganan Covid-19 saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian/lembaga terkait keputusan masa libur panjang akhir tahun 2020.

Wiku memastikan pemerintah masih mengkaji keputusan yang akan diambil terkait libur panjang.

" Masyarakat perlu mengetahui, bahwa apapun keputusan yang akan diambil pemerintah akan selalu mengutamakan keselamatan masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Karena kita tidak boleh lengah," pungkasnya.

Beri Komentar