Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Www.salamqatar.com)
Dream - Seorang wanita di Singapura terkejut saat memeriksa ponsel suaminya pada Jumat, 20 Oktober lalu.
Wanita itu menemukan suaminya sering kencan dengan PSK di sebuah flat di Jurong East menggunakan aplikasi pesan singkat.
Dia merasa curiga setelah melihat gelagat suaminya yang berubah akhir-akhir ini.
Wanita yang tidak mau disebutkan namanya itu mengatakan, suaminya sering pamit untuk minum-minum dengan teman-teman. Tapi suaminya selalu pulang keesokan harinya.
Kepada laman Lianhe Wanbao, wanita 31 tahun itu mengatakan, tempat yang biasa dipakai untuk kencan suaminya dengan PSK adalah sebuah flat yang terletak di Jurong West Street 81.
Menurutnya, PSK yang diajak kencan suaminya akan meninggalkan sebuah alamat dan meminta bertemu pada tengah malam.
Wanita itu kemudian memperlihatkan obrolan suaminya dengan PSK kepada wartawan. " Halo, kamu punya alamat? Aku dapat informasi dari teman.
....
© Dream
PSK itu kemudian menjawab pesan dengan mengatakan:
" Jenis layanan dan harganya seperti yang tertera di website. Aku akan mengirimkan alamatnya nanti."
Setelah suaminya sampai di alamat yang ditentukan, PSK itu mengirimkan pesan lain yang berisi petunjuk untuk masuk ke flatnya.
PSK itu juga meminta agar suami wanita itu memberitahukan kedatangannya melalui sebuah pesan, bukan lewat panggilan.
Hal itu dilakukan karena khawatir akan membuat para tetangga terganggu.
Sang istri itu mengakui, hubungan dengan suaminya dipenuhi dengan pertengkaran dalam beberapa bulan terakhir.
Apalagi suaminya sering pulang ke rumah dalam kondisi mabuk berat. Tak jarang, suaminya juga memukulinya.
Meski begitu, sang itu tidak punya rencana untuk menggugat cerai suaminya. Dia berharap suaminya bisa berubah satu hari nanti.
(ism, Sumber: stomp.straitstimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya