Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Deepak Singh (Europics)
Dream - Ini bukan cerita bangkit dari kubur. Tapi bangkit dari kematian karena kepanasan. Peristiwa ini benar-benar menimpa seorang kakek berusia 72 tahun. Deepak Singh, nama kakek itu.
Deepak tinggal di Bhilwada, India. Dia terjatuh saat pergi memberi makan sapi. Langsung saja tubuh renta itu tak sadar. Keluarganya buru-buru memberikan pertolongan. Tapi denyut jantung si kakek sudah tidak ada. Untuk memastikan apa ia masih hidup atau meninggal, mereka memanggil dokter ke rumah.
" Saat kakek saya terjatuh kami tidak merasakan ada denyut nadi dan tanda-tanda kehidupan. Bahkan jantungnya sudah berhenti saat itu juga," kata cucu Deepak, Banda Nalwa menceritakan kejadian itu.
Sang dokter menyatakan nyawa Deepak sudah tidak bisa tertolong. Begitu mendapat kepastian, keluarga mempersiapkan pemakaman dengan cara dikremasi.
Tubuh Deepak diletakkan di kayu dan selembar kain dan semua keluarga yang berduka berkumpul. Namun ketika api dinyalakan, tiba-tiba tubuh Deepak bergerak-gerak.
Awalnya keluarga yang ada di pemakaman menganggap itu cuma ilusi semata. Tetapi kemudian Deepak duduk dan membuka mata.
Masih setengah kaget, mereka langsung memadamkan api dan mengambil tubuh si kakek. Jika telat sedikit, Deepak bisa tewas terpanggang.
Dia kemudian diberikan perawatan untuk menyembuhkan luka dan kesadarannya. Saat seluruh anggota keluarga menyambut 'kembalinya' Deepak dengan gembira, dia malah ngambek.
" Saya berharap lain waktu mereka menunggu dan memastikan saya sudah mati sebelum berniat membakar saya lagi," kata Deepak bersungut-sungut yang disambut gelak tawa keluarganya.
(Sumber: nypost.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya