Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Tekad Menpora Bawa Olahraga Tradisional Ke Ajang Olimpiade
Dream - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo membuka Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional (POTRADNAS) Ke-9 di Open Space Gallery Linggarjati, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa 13 Juni 2023.
Dalam sambutannya, Dito mengaku senang karena ditengah gempuran era globalisasi masih banyak anak muda yang berolahraga dengan ragam jenis tradisionalnya. Apalagi acara ini banyak melibatkan anak muda.
" Ini keren ya, ditengah era globalisasi yang banyak berkutat pada digital seperti e-sport dan sejenisnya, ini masih sangat banyak anak muda yang menggemari olahraga dari tradisional," kata Dito.
Dia mengakatan, pemerintah terus berkomitmen untuk melestarikan tradisi permainan tradisional yang sudah turun menurun. Di antaranya dengan mengembangkannya menjadi olahraga tradisional sehingga dapat dimainkan oleh generasi saat ini.
" Olahraga tradisional bisa sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kebugaran jasmani, sekaligus diharapkan pada suatu saat dari olahraga tradisional bisa menjadi prestasi," ujarnya.
" Ayo kita jadikan tradisi menjadi prestasi. Sebagai contoh Pencak Silat dulunya juga merupakan olahraga tradisional sebagai warisan leluhur, pada akhirnya seperti pada SEA Games Tahun 2023 ini menyumbang 9 emas dan menjadi juara umum di Asia Tenggara. Dan ini akan kita dorong terus bisa masuk ke Olimpiade," sambung Dito.
Terakhir, Menpora Dito mengajak kolaborasi dan peran aktif dari daerah dan para pelaku olahraga tradisional untuk terus mengembangkan menjadi sports tourism, sports industry, yang pada akhirnya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
" Tantangan memang berat, tapi mari daerah dan para pelaku olahraga tradisional mengembangkan menjadi sports tourism. Seperti di Kuningan ini diselenggarakan di Kawasan Linggarjati yang ada wisata sejarah, mengingatkan perundingan Indonesia dan Belanda pasca kemerdekaan, sehingga masyarakat akan tahu bahwa tempat ini bagian tidak terpisahkan dimulainya perkembangan Indonesia sebagai bangsa merdeka," ucapnya.
" Alat-alat yang dipakai seperti egrang, sumpit, terompah, bisa dijadikan industri olahraga, yang pada akhirnya akan turut meningkatkan ekonomi masyarakat," imbuhnya.
POTRADNAS akan dilaksanakan pada 13 sampai 15 Juni 2023 yang para pesertanya merupakan para anak muda berusia 15-22 tahun, yang terdiri dari 26 perwakilan kontingen dari Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia.
Ada lima jenis olahraga tradisional yang akan dipertandingkan pada POTRADNAS Ke-9, seperti Hadang, Egrang, Sumpitan, Terompah Panjang dan Gasing. Pembukaan ditandai dengan peniupan Sumpitan ke sasaran oleh Menpora Dito dan Bupati Kuningan Acep Purnama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam