Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Billy M Martono Dan Pak Tanto (Foto: Kolase Instagram)
Dream - Belakangan kisah pilu Tanto Gunawan, 47 tahun, seorang ayah di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, mencuri perhatian publik. Pasalnya, ia harus bekeliling desa demi mencari seragam bekas untuk anak sulungnya.
Penghasilannya sebagai seorang nelayan serabutan menyebabkan dirinya tak bisa berbuat banyak. Kantongnya kerap kering, padahal harus mencukupi kebutuhan keluarga.
" Saya enggak punya uang, Pak. Butuh seragam sekolah buat anak saya saja si Bagas, baju bekas aja, asalkan bisa dipakai sekolah," katanya, dikutip dari akun Instagram @top_world.id, Minggu 29 Agustus 2021.
Mengetahui hal ini, Billy M Martono yang terkenal dengan sebutan 'Sultan Banten' tak tinggal diam. Ia bergegas menemui Tono beserta keempat anaknya.
Billy memberikan sejumlah uang serta beberapa barang yang dibutuhkan dalam tas kemasan berwarna kuning. Hal ini terungkap dalam unggahan akun Instagramnya @billymmartono.
" Terima kasih semuanya atas support dan infonya. Semoga bantuan dari saya dapat membuat Pak Tanto dan Baga sekeluarga terbantu. Semakin berkah ya pak Tanto! Semangat terus," tulisnya dalam akun Instagram @billymmartono.
View this post on Instagram
Dream - Seorang ayah di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten harus keliling kampung mencari baju seragam sekolah bekas ke warga. Hal ini dilakukan Tanto Gunawan, 47 tahun, lantaran dirinya tidak memiliki uang untuk membelikan sang anak seragam sekolah.
Sejumlah sekolah di Kabupaten Lebak memang sudah menggelar kegiatan belajar tatap muka sejak Senin, 23 Agustus 2021 lalu seiring mulai menurunnya kasus Covid-19.
Diketahui, SMKN 1 Bayah juga sudah menerapkan sistem tatap muka. Sehingga putranya, Bagas Panca Wijaya, 16 tahun, memerlukan sebuah seragam.
Demi sang anak, Tanto pun harus berkeliling kampung mencari baju sekolah bekas ke warga. Seharian mencari baju, tak satu pun warga yang bersedia memberikan baju bekas sekolah.
Tanto sendiri diketahui bekerja sebagai nelayan serabutan dan memiliki tiga anak masih sekolah. Ia juga diketahui ditinggal istrinya dan mengurus ketiga anaknya seorang diri.
" Saya nggak punya uang, Pak. Butuh seragam sekolah buat anak saya saja si Bagas, baju bekas aja, asalkan bisa dipake sekolah," katanya, dikutip dari akun Instagram @top_world.id, Minggu 29 Agustus 2021.
Kisah pilu Tanto pun membuat publik merasa miris. Tak sedikit dari mereka yang prihatin dengan keadaan Tanto.
" nilah knp dr kecil gue ga mau coret2 baju seragam pas lulus, di tempatku dlu banyk yg masih blm bisa pake seragam layak lalu aku ksh adek2 itu.," tulis akun @angela_Waruwu98.
" Ini alasan kenapa gak pernah mau ikutan Corat coret pas perpisahan
Mamak & emak beli susah payah demi sekolah, udah lulus malah di kotorin
Klo di simpen bisa jadi kenang2an, bisa turun temurun ke sanak sodara klo masih laya pk, atau ky gini, buat orang yg bener2 membutuhkan, syukur2 bisa belikan baru
Sing arageung milik ah," tutur akun @deriwulandar.
" kalau anaknya sudah fix masuk di sekolah tersebut, sebenarnya bisa minta bantu ke pihak sekolah untuk menanyakan seragam pada alumni sekolah tersebut. Atau bisa juga dibantu oleh guru2 sekolah tersebut. Seperti di sekolah tempat saya mengajar. Kalau ada siswa baru yang tidak mampu, kami swadaya bersama rekan2 untuk mengumpulkan dana untuk membeli seragam bagi siswa yang kurang mampu. Tinggal komunikasi aja dengan pihak sekolah, insyaAllah mungkin bisa dibantu," ucap akun @miyati_rhose memberikan saran. (mut)
Berikut video kisah Tanto mencari seragam sekolah untuk anaknya:
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya