Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kemacetan Di Puncak (IG @jktinfo)
Dream - Kemacetan parah sempat terjadi di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu 27 Februari 2022. Para pengendara yang hendak menikmati libur panjang harus terjebak macet lebih dari sepuluh jam.
Menurut Kepala Bagian Operasi Lantas Polres Bogor, Iptu Ketut Lasswarjana, kemacetan terjadi karena naiknya volume kendaraan ke arah Puncak. Jumlah kendaraan yang melintas jauh lebih banyak dibanding pekan-pekan sebelumnya.
" Karena ini kan long weekend. Jadi banyak yang ke sini. Karena kan, kemarin dan hari ini masih tanggal merah," ujar Ketut, dikutip dari merdeka.com.
Selain itu, tambah dia, kepadataan terjadi akibat dampak banyaknya pengendara roda dua yang melintas melewati pos ganjil-genap mencari jalur alternatif. Mereka memilih jalan tikus untuk menghindari aturan ganjil-genap.
" Terus motor sedikit aja ada celah, dia langsung masuk. Mau yang atas mau yang ke bawah. Jadi dia masuk-masuk terus, hingga terjadilah penumpukan," lanjut Ketut.
Antrean kendaraan makin parah akibat hujan. Sebab, para pengendara motor berhenti di bahu jalan untuk berteduh.
" Belum lagi kemarin sempat ada turun hujan, hujan angin. Itu mereka berhenti di pinggir-pinggir jalan neduh begitu. ditinggal motornya jadi ada penumpukan," papar Ketut.
Dia mengatakan, aturan ganjil-genap masih diterapkan meski masih terjadi penumpukan. Ketut menyebut, sistem ganjil-genap tidak maksimal karena banyak pengendara motor yang berhasil mengelak dan menghindari petugas di pos pemeriksaan.
" Jadi gini kalau mobil melambung (mengelak dari pos) itu masih terlihat. Tetapi kalau motor melambung itu, setiap ada celah-celah sedikit saja dia bisa masuk lagi-masuk lagi," tutur Ketut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya