Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Makam Ulama Mengeluarkan Cahaya (Foto: Eberita.org)
Dream - " Itu mungkin cahaya matahari atau lensa kamera karena ketika pemakaman, tidak ada hal luar biasa yang terjadi," kata Nazri Zainuddin, 41 tahun, adik pendiri Sekolah Rendah Islam Integrasi Darul Ulum (SRIIDU), Almarhum Mohd Khairi Zainuddin.
Nazri mengomentari foto upacara pemakaman almarhum kakaknya yang penuh cahaya. Foto itu menjadi viral di pengguna WhatsApp Negeri Jiran itu.
Almarhum Mohd Khairi yang juga Ketua Dewan Ulama PAS Negeri Sembilan, Malaysia meninggal dunia pada Selasa dan dimakamkan pada Rabu pagi di Pemakaman Islam Senawang.
" Mengenai (foto) itu sudah diketahui begitu pemakaman selesai dan kami sudah memberitahu kepada saudara yang lain. Kami tidak beranggapan itu hal aneh," katanya.
© Dream
" Ketika tahu foto itu menjadi viral, kami tidak mengeluarkan pernyataan. Kami rasa itu adalah lebih baik tidak membuat tindakan karena dikhawatirkan menimbulkan masalah,"
Almarhum meninggal dunia jam 4:29 sore waktu setempat setelah terjatuh. Mohd Khairi diduga mengalami masalah jantung ketika membeli perlengkapan sekolah murid SRIIDU di Bandar Baru Nilai.
Mohd Khairi meninggalkan seorang istri dan empat anak berusia antara 10 sampai 18 tahun.
Nazri mengatakan, ia percaya almarhum kakaknya meninggalkan keluarga dalam keadaan baik dan mendoakan agar beliau mendapat tempat di sisi Allah SWT.
(Sumber: eberita.org)
© Dream
Dream - Polisi di Uni Emirat Arab (UEA) terpaksa memanggil seorang ulama untuk mengatasi kasus 'santet', dengan medium berupa buah melon yang ditemukan di pantai.
Buah yang telah diisi dengan jarum dan paku serta tulisan rajah di atasnya itu, telah membuat takut penduduk setempat ketika terlihat di Pantai Al Khan di kota Sharjah, di UEA.
Polisi setempat memutuskan untuk memanggil seorang ulama untuk membersihkan melon yang diduga sudah diberi kekuatan sihir.
Ulama itu mengambil buah itu dan melepas semua jarum dan paku sebelum memotong tulisan rajah dengan pisau.
Polisi menegaskan, buah itu ditemukan pengunjung pantai sebelum petugas mengambil dan menjauhkan dari pantai.
...
© Dream
Dream - Buah itu kemudian diserahkan ke seorang ulama yang dikirim oleh Departemen Urusan Islam Sharjah.
Ulama itu dilaporkan sempat mengartikan tulisan rajah di atas melon itu sebelum menghancurkannya. Namun dia tidak mengungkapkan tujuan orang mengirim buah melon santet itu.
(Ism, Sumber: dailymail.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya