Sejarah Panjang Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 29 September 2018 16:38
Sejarah Panjang Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah
Palu dan Donggala menjadi langganan gempa bumi dan tsunami. Jauh sebelum gempa Jumat kemarin, gempa dan tsunami sudah menyapu wilayah ini.

Dream – Sulawesi Tengah ternyata punya sejarah panjang gempa bumi dan tsunami, terutama wilayah Palu dan Donggala. Jauh sebelum musibah gempa dan tsunami pada Jumat 20 September 2018, kedua wilayah ini sudah pernah dilanda bencana serupa.

“ Memang wilayah Sulawesi Tengah, khususnya wilayah Palu dan Donggala rawan terjadi gempa dan tsunami,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Sabtu 29 September 2018.

Sutopo mengatakan, gempa berkekuatan 6,5 yang berasal dari aktivitas tektonik Watusampo di Teluk Palu pernah terjadi pada 1 Desember 1927. Saat itu, ada 14 orang meninggal dunia dan 50 orang luka-luka.

Pada 1950, gempa terjadi di Kabupaten Donggala. Gempa ini menyebabkan tsunami 2 meter yang berlangsung 2 menit.

Kemudian, gempa bermagnitudo 6 di Teluk Tambu, Donggala, pada 14 Agustus 1938. Gempa ini menimbulkan tsunami 8-10 meter di pantai barat Donggala.

“ Sebanyak 200 korban meninggal dunia dan 790 rumah rusak serta seluruh desa di pesisir pantai barat Donggala hampir tenggelam," kata dia.

1 dari 1 halaman

Gempa Juga Terjadi pada 1994-1998

Gempa juga terjadi pada 1994 yang dikenal dengan gempa Sausu yang terjadi di Kabupaten Donggala dan mengguncang Sulawesi Tengah. Pada 1 Januari 1996, gempa dengan magnitudo 7,4 yang berpusat di selat Makassar mengakibatkan tsunami yang menyapu pantai barat Kabupaten Donggala dan Tolitoli.

Pada 1996 terjadi gempa di Tonggolobibi di Desa Bankir, Tonggolobibi dan Donggala yang menyebabkan tsunami setinggi 3,4 meter datang dan membawa air laut sejauh 300 meter ke daratan. Saat itu sebanyak 9 orang tewas dan bangunan rusak berat.

" Pada 11 Oktober 1998 Kabupaten Donggala diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,5. Ratusan bangunan rusak parah akibat gempa," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair