Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Demo Anti Penjajahan Israel (Foto: Shutterstock)
Dream - Ikatan Ulama Diaspora Palestina (IUDP) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) membahas rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel dari Tel Aviv menuju Yerusalem. Rencana tersebut tetap menjadi isu serius bagi dunia Islam.
"Pemindahan itu sama saja memberi pengakuan terhadap Israel yang berambisi menjadikan Al Quds sebagai ibu kota mereka,” ujar Ketua IUDP Nawaf Takruri di Jakarta, Jumat, 23 Maret 2018.
Nawaf mengatakan pemindahan yang akan dilakukan pada 14 Mei tersebut bertepatan dengan tanggal dimulainya pendudukan Israel terhadap tanah Palestina pada 1948. Di tahun itu juga, Israel memproklamirkan diri sebagai negara.
Dilaporkan Anadolu Agency, Nawaf mengatakan bakal membawa isu ini ke sejumlah negara seperti Turki, Malaysia, Sudan, Afrika Utara, dan beberapa negara-negara Islam lainnya. Dia berharap isu ini ditanggapi bersama oleh para ulama negara-negara tersebut.
“Kami ingin menyampaikan kepada para ulama agar senantiasa bergerak menghadapi ancaman yang nyata ini,” ujar dia.
Selanjutnya, Nawaf mengapresiasi sikap MUI membela Palestina dalam demonstrasi mengecam langkah AS. Nawaf mengatakan aksi yang digerakkan MUI itu bisa menekan AS.
“Kami berterima kasih terhadap rakyat Indonesia yang bisa berkata ‘tidak’ kepada AS lewat aksi-aksi protes yang mereka lakukan di depan Kedubes AS tempo hari,” kata Nawaf.
Nawaf optimis Pemerintah Indonesia mendukung Palestina sebagaimana ditunjukkan Presiden Joko Widodo di KTT Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul, Turki, beberapa waktu lalu.
Wakil Sekretaris Jenderal MUI Zaitun Rasmin menegaskan kondisi Palestina hingga kini masih sangat memprihatinkan. Zaitun mendorong adanya bantuan kemanusiaan yang bisa meringankan penderitaan warga Palestina.
“Al Quds sangat memerlukan bantuan umat Islam di seluruh dunia,” ujar Zaitun.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
