Update Corona 5 Juli 2020, Pasien Positif Bertambah 1.607 Orang

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 5 Juli 2020 16:15
Update Corona 5 Juli 2020, Pasien Positif Bertambah 1.607 Orang
Jumlah pasien meninggal mencapai 3.171 orang.

Dream - Pandemi Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan angka penurunan. Hingga hari ini, Minggu 5 Juli 2020, pasien yang positif terus bertambah, mencapai 1.607 orang.

Hal ini disampaikan oleh juru bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melalui konferensi pers daring di Graha BNPB Jakarta, Minggu 5 Juli 2020.

" Jumlah akumulatif pasien meninggal berjumlah 3.171 orang, pasien yang meninggal bertambah 82 orang," ujar Yurianto.

Dengan adanya penambahan pasien positif 1.607 orang, total akumulatif ada 63.749 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sampai saat ini. Untuk jumlah pasien sembuh total ada 886 pada hari ini.

Jadi, total akumulatifnya, sebanyak 29.105 pasien Corona Covid-19 sudah dinyatakan sembuh. Data update pasien virus Corona Covid-19 ini tercatat sejak Sabtu, 4 Juli 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

Laporan Devira Prastiwi/ Sumber: Liputan6.com

1 dari 4 halaman

Pasien Corona Terlama Ini Sembuh dan Pulang

Dream - Pandemi virus corona yang sedang berlangsung saat ini, kerap memakan banyak korban.

Menurut penelitian terakhir, pasien yang mudah terserang virus COVID-19 yakni yang memiliki penyakit bawaaan seperti jantung, paru-paru, dan lainnya.

Pasien COVID-19 yang memiliki bawaan penyakit pun memiliki kemungkinan hidup yang sangat kecil. Dia harus berjuang demi hidupnya berkali-kali lipat timbang pasien COVID-19 lainnya.

 © Dream

Salah satunya kisah Keith Watson, 52 tahun. Ia menjadi pasien COVID-19 terlama di Inggris dengan waktu perawatan selama 95 hari.

Dilansir dari Metro, Senin 29 Juni 2020, Watson diketahui mengalami koma selama 23 hari dan menjalani perawatan intensif selama 41 hari.

Pihak keluarga pun sempat dikabarkan bahwa Watson telah meninggal. Namun, mukjizat terjadi, Watson berhasil melawan virus COVID-19 dan kembali bersatu dengan keluarganya.

 

2 dari 4 halaman

Asma

Watson pertama kali dilarikan ke rumah sakit Queen Elizabeth The Queen Mother Hospital, Margate, Kent Inggris pada 20 Maret 2020. Ia mengalami ashtma dan sesak napas tanpa ada gejala COVID-19 seperti demam dan batuk kering.

Keith kemudian diharuskan menjalani perawatan intensif selama 41 hari karena mengalami gagal paru-paru, setelahnya ia mengalami koma selama 23 hari dan mengharuskannya menggunakan ventilator lebih dari sebulan.

 

 Keith© Mirror UK

" Aku masih tidak percaya bahwa aku dilarikan ke rumah sakit pada malam itu, kemudian saya bangun enam minggu setelahnya dan seluruh dunia telah berubah," tutur Keith.

3 dari 4 halaman

Istri Keith, Sarah Watson dan ketiga anaknya, Madeline, George dan Gabrielle tidak dapat menjenguk Keith lantaran adanya kebijakan lockdown di Inggris.

Saat Sarah diberitahu pihak rumah sakit Keith mengalami gagal paru-paru dan kemungkinan besar Keith tidak akan bisa bertahan, ia sangat sedih.

" Saya benar-benar sedih ketika keluarga kami diberi tahu umur dia tidak akan panjang. Kami sangat sedih Keith harus melawan penyakit tersebut. Melihat Keith menderita adalah hal tersulit yang pernah saya alami, tetapi di sisi lain kami yakin dia akan pulang ke rumah dalam keadaan sehat," tutur George.

 Keith© Dream

4 dari 4 halaman

Setelah kondisi Keith cukup baik, ia dipindahkan ke rumah sakit Kent and Cantebury untuk menjalani terapi agar dirinya bisa kembali berjalan.

" Saya tidak percaya bahwa saya masih hidup. Saya memikirkan orang-orang yang tidak dapat bertahan dari penyakit ini dan jumlah mereka sangat banyak. Saya senang ketika kembali ke rumah, saya bisa memeluk anak saya dan bisa mencium istri saya," jelas Keith.

Saat ini di Inggris jumlah kasus positif COVID-19 306.000 dan 43.000 meninggal.

(Sumber: Metro.co.uk)

Beri Komentar