Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Viral Imam Masjid Madinah Sindir Kebiasaan Selfie Jemaah Indonesia Saat Ibadah Di Tanah Suci (Shutterstock)
Dream - Jemaah Indonesia ternyata terkenal dengan kebiasaan selfie atau berswafoto ketika berada di Tanah Suci. Sayangnya, kebiasaan ini dilakukan tidak pada tempatnya.
Perilaku jemaah Indonesia itu menarik perhatian Guru Besar Universitas Islam Madinah sekaligus Imam Masjid Quba, Syeikh Sulaiman Ar Ruhaili. Syeikh Sulaiman pun menyindir kebiasaan buruk jemaah Indonesia itu.
Dalam video viral yang diunggah akun TikTok @edy_hermawan89, ia menyebut bahwa jemaah Indonesia suka selfie baik saat melakukan ibadah umroh maupun haji.
Dalam ceramahnya, Syekh Sulaiman mengungkapkan kebiasaan buruk manusia di zaman sekarang yang suka sekali mengabadikan diri saat sedang beribadah. Apalagi saat berada di Tanah Suci dan sedang melaksanakan umroh atau haji.
“ Tidak diragukan lagi manusia bermudah mudahan dalam masalah foto dan itu sudah nyata. Meskipun itu di Masjid Nabawi, khotib sedang berkhutbah (dia seperti ini) selfie. Dia tidak mendengar khutbah sama sekali,” katanya.
Bahkan, menurutnya para jemaah itu juga berbohong soal berdoa. Dengan memeragakan gerakan sedang berdoa, Imam Besar tersebut menyindir orang-orang yang gemar foto dengan tangan diangkat namun sebenarnya tidak sedang berdoa.
“ Bahkan mereka terkadang berbohong dalam mengambil foto. 'Permisi, tolong ambil gambar saya (pose sedang berdoa).' Bohong padahal dia tidak sedang berdoa,” ungkapnya.
Dia menyindir jemaah Indonesia yang mengambil foto hanya untuk dipamerkan di majelis bahwa mereka berada di Masjid Nabawi sedang berdoa. Ia menjelaskan bahwa hal tersebut sebenarnya haram dilakukan.
“ Akan tetapi jika jemaah Indonesia mengambil foto dan dia pamerkan itu di majelis bahwa dia lagi berdiri di Masjid Nabawi dan sedang berdoa. Dan aku jelaskan pada manusia bahwa ini haram,” kata Syekh Sulaiman.
Unggahan tersebut sontak mengundang beragam reaksi warganet.
" Mengabadikan momen di tanah suci boleh, asalkan tau waktu yang pas aja sih klo menurut sy. ya klo kaya khutbah terus selfi jadi kurang pas," tulis @BoreUp.
" Setuju dgn imamnya, memang faktanya bgtu. Kesana utk ibadah semata2 krn Allah dan biar hanya Allah yg tau kita ada di sana pernah ke sana," tulis @user6542373123404.
" Sayang bgt, padahal kesempatan buat khusyu berdoa, minta yg banyak sm Allah, boro2 mau selfie..😭😭," tulis @ninasmadrid7.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan